Depok.suara.com - Jusuf Hamka menyindir kelakukan para pejabat dan keluarganya yang terkadang tidak tahu malu. Terutama ketika mereka berani pamer harta kekayaan yang diduga dari hasil korupsi.
Dilihat dari podcas Denny Sumargo, Jusuf Hamka tambah heran karena banyak pejabat yang berani menyebut barang mewahnya palsu. Setelah barang mewah tersebut tersebar ke media sosial.
"Sekarang buset pejabat tinggi. Semuanya pada gak tahu malu. Barang saya palsu," ucapnya.
"Bahkan dulu ada pejabat tinggi begitu bilang wah jam tangannya mahal. Langsung diambil terus dibanting wah jam tangannya kw. Padahal kita tahu itu asli, " jelasnya Jusuf Hamka.
"Tapi demi menghindar dan berkelit suruh telanjang bulet mau kali itu semua orang semua. Udah gak tahu malu semua. Tahu malu itu penting bos," tambahnya.
Hal yang sama terjadi saat ada keluarga pejabat pamer harta kekayaan di sebuah arisan. Namun setelah ramai malah tidak malu menyebutnya barang palsu.
Jusuf Hamka diduga menyindir Sekda Riau, SF Haryanto yang menyebut barang mewah milik istrinya palsu. Pasalnya sudah ramai di media sosial soal kebiasaannya mengoleksi barang mewah.
"Begitu temen-temennya nanya lah lu bilang asli? Ohh yang kemaren asli sekarang palsu. Udah gak ada malunya," ucapnya.
Baca Juga: 8 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia U-20 2023, Ada Argentina dan Inggris
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi