Depok.suara.com - Terkait pembunuhan sadis lansia Sabriansyah (60) di Kalimantan Selatan (Kalsel), pemilik PT Jaya Guna Abadi (JGA), Robert Priantono Bono Susatyo (RBT) mengaku tidak ambil pusing. Dia menyerahkan kasus kepada proses hukum Polda Kalsel.
“Semuanya masih dalam proses hukum ya. Enggak pusing saya,” papar Robert sambil cepat-cepat menutup sambungan di Jakarta, Senin (5/6/2023).
Aparat kepolisian dalam hal ini Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menangkap humas PT Jaya Guna Abadi (JGA) berinisial HB selaku otak pembunuhan seorang lansia bernama Sabriansyah (63) di Wilayah Banjar. Penangkapan HB oleh Polda Kalsel pimpinan Irjen Andi Rian Djajad berkaitan erat dengan jejak seorang pengusaha Robert Priantono Bono Susatyo atau lebih dikenal dengan nama Robert.
Dalam dokumen yang diterima Robert adalah pemilik saham perusahaan pengendali di PT JGA yakni PT Prima Multi Trada (PMT). PT PMT sendiri merupakan pemilik 60 persen atau pemilik mayoritas dari saham PT JGA (1.125.000 lembar).
Sisa 40 persen saham adalah milik PT Rodamas Jaya Sentosa (RJS), jumlahnya 750.000 lembar saham. Dalam dokumen tersebutbkepemilikan saham Robert di PMT adalah mayoritas, yakni 75 persen.
“Untuk 25 persen dimiliki Lina Tjandra,” bunyi dokumen tersebut, Minggu (4/6/2023).
Di dokumen tersebut disebutkan, bahwa Robert juga memiliki saham di PT JGA melalui PT Rodamas Jaya Sentosa (RJS). Di mana, saham RJS di JGA sebesar 750.000 lembar saham.
“Di PT Robust Buana Tunggal (RBT), Robert adalah pemilik saham mayoritas (1.500.000 lembar),” bunyi dokumen tersebut.
Adapula 4 nama yang menggenggam masing-masing 250.000 lembar saham PT RBT. Yakni, Eliza Bonosusatya, Emily Bonosusatya, Robby Jonathan Bonosusatya, dan Richard Jonathan Bonosusatya. Melalui, PT Robust ini, Robert menjadi penguasa saham PT RJS yang tercatat sebagai pemilik saham di PT JGA yang jumlahnya 750.000 lembar saham.
Sementara, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi beberapa waktu lalu juga mengatakan tersangka pembunuhan Sabriansyah bernama Yahya (Y) yang berkas perkaranya rampung. Yahya sendir adalah tersangka pertama yang diringkus oleh polisi.
“Satu berkas perkara sudah masuk tahap I, untuk tersangka Yahya,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi beberapa waktu lalu.
Tim penyidik, kata dia, juga telah memanggil Direktur Operasional PT Jaya Guna Abadi (JGA). Diperiksa sebagai saksi terhadap tersangka HB alias Hasan Basri. Selain Yahya dan Hasan Basri, enam tersangka lainnya berinisial R, YF, S, AK, SF dan I.
HB sendiri merupakan karyawan bagian Humas dari PT JGA yang diduga sebagai otak dari eksekutor.
Namun seiring jalannya proses pemeriksaan, HB mengaku hanya menerima perintah dari atasannya. Karena itu, pihak kepolisian memanggil Direktur Operasional--yang belum terungkap identitasnya--untuk dimintai keterangan.
Tag
Berita Terkait
-
Modus Pencurian di Depok: Dua Perempuan Berjilbab Curi Alquran di Masjid, Warganet: Malaikat Bingung Nyatetnya
-
Perlakuan Diskriminasi Polresta Depok Disorot! Putri Balqis Sebut Suaminya Bisa Berwisata ke Lombok Pasca Lakukan KDRT
-
Modus Kejahatan di Depok: Seorang Ibu Kena Jambret, Pelaku yang Gunakan Jaket Ojol Tarik Korban hingga Terseret ke Aspal
-
Modus Kejahatan di Depok: Parkir Sembarangan, Motor BeAT Jadi Rezeki Nomplok Si Maling
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal