Depok.suara.com - Saddil Ramdani angkat bicara saat dianggap melempan saat bermain di Timnas Indonesia. Padahal saat membela klubnya Sabah FC, dirinya cukup produktif dengan mencetak 5 gol.
Pada unggahan story Instagramnya, Saddil terlihat cukup geram dengan kritikan dari warganet tersebut. Dirinya menyatakan saat di Timnas Indonesia menit bermainnya sangat sedikit.
"Jadi gini, kenapa sih kalian banding-bandingkan kan gua di timnas sama di klub beda? ya bedalah emang gua sebagai pemain butuh namanya jam terbang dan kebebasan untuk bermain," ucapnya
"Apakah di timnas kami diberikan itu? Tidak sama sekali? kalian hanya melihat sudut yang tidak masuk akal, main hanya 10 menit 20 menit bahkan 7 menit terus kalian bilang gak bisa main di timnas," lanjutnya.
Saddil kemudian menjelaskan alasan dirinya sering menunjukkan skillnya. Bagi Saddil momen tersebut dilakukan agar menunjukkan perkembangan kemampuannya.
Karena itu Saddil meminta para warganet membuka pikiran soal para pemain Timnas. Karena banyak kritikan yang membuat mental pemain jatuh.
"Ubah menset dan pola pikirmu kalian tidak berada di posisi kami, komen dan kritik yang membangun lah jangan buat kami semakin gelisah dengan kritik seperti ini, ingat kami pemain butuh jam terbang lebih dan kepercayaan yang penuh untuk bisa menyesuaikan dengan team maupun meningkatkan mental," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
9 Tersangka Kasus Pembunuhan Anggota Polisi di Katingan Ditangkap
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Ketika Negara Tidak Kompak, Rakyat Harus Apa?
-
Khofifah Sambut 152 Siswa ADEM Papua di Jatim, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul
-
Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini
-
Validasi Sosial Mengalahkan Literasi: Mengapa Kita Lebih Takut Kusam daripada Bodoh?
-
Manggala Agni 'Gempur' Karhutla Seluas 7 Hektare di Rokan Hilir
-
Drama Study Group, Ketika Hierarki Sekolah Ditentukan oleh Kekuatan Fisik