Depok.suara.com – Sebagai bentuk penyesalan dan upaya mempertahankan rumah tangga, Rendy Kjaernett mantap menghapus tato wajah Syahnaz Sadiqah yang ada di punggungnya.
Rendy Kjaernett meminta sahabatnya sekaligus ahli pembuatan tato, Hendric Shinigami untuk menutup wajah Syahnaz Sadiqah yang selama ini ada di tubuhnya.
Pada saat proses hapus tato wajah Syahnaaz Sadiqah, Hendric Shinigami mengatakan, Rendy Kjaernett sempat merintih kesakitan karena harus bersentuhan dengan banyak jarum.
Hendric Shinigami sempat alami kesulitan saat menentukan gambar pengganti untuk menutupi tato tersebut.
Seperti apa proses dibalik hapus tato wajah Syahnaz? Berikut fakta-faktanya, dikutip dari tanyangan video channel YouTube Seleb On Cam.
Rendy kooperatif
Hendric mengatakan, saat jalani proses hapus tato, Rendy bersikao kooperatif. Ia masih bisa mehanan rasa sakit hingga delapan jam lamanya.
Demi hilangnya wajah Syahnaz di tibuhnya, Rendy rela merintih kesakitan. Namun Hendric merasa puas karena proses hapus tato wajah Syahnaz berjalan dengan lancar.
“Masih lancar, Rendy kooperatif nahan kesakitan, semu berjalan sesuai dengan prediksi,” ujar Hendric.
Sulit tentukan gambar penggantinya
Hendric akui, saat proses menutup wajah Syahnaz, ia kesulitan menentukan gambar penggantinya. Sebab ada hal-hal yang mesti disesuaikan dengan gambar yang sebelumnya.
Selain itu, gambar baru yang akan menutup gambar lama warnanya harus jauh lebih pekat agar saat dilihat masih sedap dipandang.
“Kan nanti orang bakal lihat keseluruhan, makanya gampar yang lama harus ditimpa dengan yang baru dengan warna yang lebiih pekat, kalau belang gak enak nanti di lihatnya,” ujar Hendric.
Usulkan dibuat wajah Lady Nayoan
Walaupun sulit, Hendric tetap mengusulkan untuk menimpa tato wajah yang lama dengan diganti wajah yang baru.
Berita Terkait
-
Tato Syahnaz di Punggungnya Tidak Bisa Dihapus, Ini yang Dilakukan Rendy Kjaernett: Nanti Liat Aja
-
Bak Bocah Tengil, Keisya Levronka Dapat Hujatan Netizen Karena Bersikap tak Sopan di Depan Marlo Ernesto: Minimal Pake Topeng lah
-
3 Zodiak Paling Egois: Tega Menyakiti Orang Lain demi Kepentingan Pribadi
-
Hapus Tato Syahnaz Sadiqah, Rendy Kjaernett Sama Sekali Tak Terlihat Menyesal
-
Ciri-ciri Wanita Perusak Rumah Tangga Arya Saloka dan Putri Anne Hasil Terawangan Denny Darko: Dari Kalangan Artis dan Sering Muncul di Layar Kaca!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai