Depok.suara.com - Kisah rumah tangga Jeje Govinda dan Syahnaz Sadiqah mengingatkan warganet pada kasus video syur Ariel Noah dan Cut Tari yang terjadi di tahun 2010 silam.
Hal tersebut dikarenakan Jeje Govinda masih mau memaafkan Syahnaz yang telah berselingkuh dengan pria lain. Sama halnya dengan suami Cut Tari pada saat itu masih mau menerima istrinya walau tersandung video asusila bersama Ariel Noah.
Namun, bedanya dengan kasus Syahnaz Sadiqah adalah tidak ada video asusila yang tersebar meski kabar perselingkuhannya menggemparkan publik.
Salah satu warganet berkomentar di akun Instagram @lambe_danu usai menayangkan kembali video pernyataan Jeje bahwa dirinya ikhlas dan memaafkan Syahnaz.
"Aku jadi ingat kasus nya cut tari dulu suaminya ngomong gini juga tapi ujung-ujung akhirnya cerai juga," tulis akun @kris***
Komentar tersebut terlontar ketika drummer band Govinda tersebut memberikan pernyataan yang begitu mengejutkan.
"Pasti gue bakal satu melupakan, memaafkan, dan terakhir mengikhlaskan," ucap Jeje.
Ia juga mengaku bahwa tidak merasa dendam kepada pihak manapun, baik itu sang istri maupun pria yang mencoba merebut istrinya.
"Gue nggak ada dendam sama pihak manapun. Nggak tahu mungkin gue dibilang orang bodoh, cuma gue emang orangnya nggak bisa pendendam gitu, kayak ya udahlah dibalik masalah yang berat kemarin pasti ada, Allah yang ngasih balasan lebih buat gue," pungkas Jeje Govinda.
Kendati demikian, semua keputusan ada di tangan Jeje Govinda. Walau dia masih memaafkan dan mau menerima Syahnaz Sadiqah sebagai istrinya, itu semua dia yang menjalaninya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel