Depok.suara.com - Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Indonesia (PAPPRI) akhirnya menanggapi persoalan royalti musik antara Ahmad Dhani dan Once. Terlebih, Dhani diketahui sempat menyinggung soal royalti saat berbicara di acara peresmian Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) di Bandung beberapa waktu lalu.
PAPPRI menjelaskan, bahwa Ahmad Dhani salah memahami posisi dan fungsi mereka sebagai organisasi. Sehingga, menurut PAPPRI, hal ini perlu segera di luruskan agar tidak terjadi kesalah pahaman.
"Pernyataan Ahmad Dhani tentang positioning PAPPRI sangat keliru, oleh karenanya harus diluruskan, agar tidak menimbulkan persepsi masyarakat yang keliru terhadap PAPPRI yang sudah bertahun-tahun berjuang untuk industri musik Indonesia untuk menjadi lebih maju dan hebat," kata Tony Wenas, Ketua Umum PAPPRI, dalam keterangan pers tertulis, Senin (4/9/2023).
Tony Wenas juga menjelaskan, selama ini PAPPRI selalu berusaha untuk menjaga ekosistem musik Indonesia.
"PAPPRI sebagai organisasi profesi yang menghimpun pencipta lagu, penyanyi dan pemusik di seluruh Indonesia, mempunyai tupoksi untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat dan meningkatkan kualitas anggotanya," kata Tony.
Dalam sambutannya di acara AKSI, yang juga ditayangkan di kanal YouTube Ahmad Dhani dalam Berita, pentolan grup band Dewa 19 itu menyinggung soal PAPPRI dan kedudukannya di industri musik Indonesia.
"Kehadiran AKSI ini sebenarnya, satu hal yang ingin kita ingin urus, tapi hal kecil yang kita mau urus menjadi sebuah hal yang besar bagi senior kita yang duduk di LMKN, duduk di PAPPRI maupun duduk di LIRA," kata Dhani.
Suami Mulan Jameela itu juga menyoroti Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang hanya mampu mengumpulkan Rp 900 juta dari royalti performance right.
Padahal total royalti yang dikumpulkan bisa mencapai Rp 140 miliar. Dhani ingin AKSI nantinya mengelola royalti untuk pertunjukan musik.
Baca Juga: Dorong Koperasi Kembangkan Usaha Produktif, LPDB-KUMKM Beri Kemudahan Akses Dana Bergulir
"Saya cuma mau ngurus, satu hal yang mereka enggak bisa, yaitu live event. Ternyata dari Rp 140 miliar itu, mereka hanya meng-collect Rp 900 juta, enggak sampai 1 persen dari Rp 140 miliar," katanya.
Ahmad Dhani mulai mempertanyakan posisi PAPPRI dan LMKN di industri musik karena sekarang banyak penyanyi membayar royalti secara langsung kepada para pencipta lagunya.
Berita Terkait
-
Keluarga Ahmad Dhani Liburan ke Lombok, Sikap Al Ghazali yang Gandeng Mulan Jameela Disorot: Bagaimanapun Juga...
-
Berprestasi di Dunia Musik, Ahmad Dhani Akui Kurang Yakin Saat Ditawarkan Masuk ke Parlemen: Kalau Menang...
-
Ahmad Dhani Pamer Foto Ciuman dengan Mulan Jameela, Warganet: Norak, Nyonya Pasti yang Posting
-
Deddy Corbuzier Bungkam Ditanya Belum Pernah Undang Once Mekel, Ahmad Dhani Bantu Jawab: Lebih Penting Maia Estianty
-
Mulan Jameela Disebut Bukan Selingkuhan Ahmad Dhani, Pengakuan Maia Estianty Ini Disorot: Seolah Tersakiti
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai