Depok.suara.com - Irjen Krishna Murti menjadi sosok yang paling disorot setelah kasus kopi sianida Mirna Salihin kembali mencuat. Pasalnya Irjen Krishna Murti adalah penyidik atas kasus ini.
Irjen Krishna Murti ternyata tak hanya kontroversi dalam kasus Mirna Salihin. Tetapi juga kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori.
Kasus yang terjadi pada 2015 ini hingga sekarang belum terungkap siapa pelakunya. Padahal ayah Akseyna Ahad Dori telah memberikan nama-nama dari terduga pelaku.
"PR besar yang tidak pernah terselesaikan bagi Kombes Krishna Murti yang waktu itu menjabat Direskrikum Polda Metro Jaya dan sekarang sudah jadi jenderal," tulis akun @Hansbicara.
Ketika itu banyak kejanggalan dengan kematian Akseyna Ahad Dori. Salah satunya kamar kos Akseyna Ahad Dori yang berantakan.
Selanjutnya ditemukan surat tulisan tangan yang diduga dari Akseyna Ahad Dori. Namun setelah didalami oleh ahli, ternyata ditulis oleh dua orang yang berbeda.
"Yang perlu diingat, sebelum Krishna Murni naik jabatan, dia itu yang pegang kasus Akseyna Ahad Dori (mahasiswa UI) yang sampai sekarang," ucap @mirnaxxx.
"Ya allah kasus ini juga yang masih aku ikuti beritanya sampai sekarang, baru tahu kalau yang nanganin bapak itu," kata @milaxxx.
"Kasusnya gak ada yang kelar," ucap @liamxxx.
Baca Juga: Potret Suram Pesisir Sumut, Antara Deforestasi dan Perubahan Iklim
"Iya pas pertengahan kasus dia naik jabatan dan di mutasi," kata @liamxxx.
"Feeling gua begitu. Padahal bokap alm itu anggota juga. Tapi kalah tinggi jabatannya mungkin. Makannya temennya si Akseyna, yang mau di tumbalin," ucap @miaxxx.
Tag
Berita Terkait
-
Larang Hukum Seseorang Belum Terbukti Salah, Hotman Paris Bongkar Rahasia Agar Jessica Wongso Bisa Bebas Dari Penjara
-
Jessica Wongso Dituduh Buang Celana Panjang, Otto Hasibuan Heran Polisi Abaikan Bukti yang Ada di Rumah: Kalau Dicari Ada
-
Tekanan Begitu Besar, Para Pendeta Sampai Melarang Otto Hasibuan Membela Jessica Wongso: Mereka Benci Sekali
-
Meski Sering Curhat, Jessica Wongso Pernah Sebut Mirna Salihin Bukan Teman Dekatnya
-
Kasus Pembunuhan Mirna Kembali Ramai, Simak 6 Gejala Keracunan Sianida
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis