Dengan banyaknya daerah yang banyak mengalami terkenanya PMK pada hewan ternak maka termasuk pasar yang ada dijakarta telah mengalami penurunan terhadap penjualan daging yang tersedia ,adapun beberpa pedagang mengatakan bahwa banya calon konsumen atau pembeli mulai banyak menanyakan dari kualitas daging yang ada terhadap kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak.
Dengan demikian maka saat ini untuk permintaan daging yang ada dipasar mengalami penekanan selain faktor ekonomi,kata seorang penjual daging mengatakan " banyak pada yang menayakan PMK ,jadi orang pada takut dampaknya karena daging-daging sapi terkena penyakit itu kan,padahal tidak semua sapi "- penjual daging pasar santa
Sambungnya "emang daging yang dijual disini sudah bebas dari PMK ,pasalnya daging sudah diperiksa sebelum dijual ke pembeli sudah di cek dan di ambil sampelnya tidak ada (PMK)"
Dan setelah lebaran ini harga daging sapi berkisar antara RP130-RP150 per KG untuk sekarang kita harus tetap hati dengan PMK ini karena pemerintah sudah mencatat hewan yang terkena pada tanggal 22 mei 2022 lalu sudah ,encapai 20.723 dan sudah menyebar ke 16 provinsi.
Tag
Berita Terkait
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen
-
Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Indonesia Turun, Kini Tinggal 0,78 Persen
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Alam Tak Merestui? Badai Petir dan Tornado Menerjang Sesaat Lionel Messi Cs Tiba di AS
-
Sampai Capek Nangis, Salshadilla Juwita Curhat Jadi Korban Perselingkuhan
-
Pesawat Timnas Brasil Diruwat dengan Ritual Khusus Pakai Air Doa Demi Buang Sial
-
Oppo Find X10 Pro Max Diprediksi Usung Kamera 200 MP, Dukung Telefoto Makro
-
4 Parfum Lokal Aroma Bergamot untuk Pria, Wanginya Segar dan Maskulin
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?