Ustaz Derry Sulaiman menanggapi sikap Gus Samsudin beserta kepala desa sekaligus pengacara saat menyambut Pesulap Merah di apdepokannya di daerah Blitar, Jawa Timur. Seperti diketahui, kedatangan pesulap merah ke padepokan Gus Samsudin malah berujung ricuh.
Sikap kuasa hukum Gus Samsudin dan kepala desa setempat, kata ustad Derry Sulaiman, saat menyambut Pesulap Merah dianggap tak memiliki adab.
Sikap Gus Samsudin, Kepala desa, sekaligus pengacaranya dalam menyambut pesulap merah sebagai tamu sangat tidak berakhlak.
"Itu adalah gambaran buruknya akhlak dalam menyambut tamu," lanjut Ustaz Derry Sulaiman.
Muliakan tamu
Ustaz Derry Sulaiman kemudian membahas tentang ajaran Rasullullah SAW tentang memuliakan tamu. Menurut Ustaz Derry, seorang tuan rumah tidak boleh bertanya soal apa keperluan si tamu, sebelum si tamu tiga hari di rumah kita.
"Apabila kalian beriman kepada Allah dan hari akhir maka muliakan tamu kalian. Di dalam Islam kita tidak boleh bertanya kepada tamu sebelum tamu kita tiga hari tamu itu di rumah kita. Kita muliakan. Setelah tiga hari baru kita tanya, ada keperluan apa, apa yang bisa kita bantu. Itu pertanyaan boleh kita tanyakan setelah hari ketiga," imbuh Ustaz Derry Sulaiman.
"Bahkan ketika ada orang yang bertanya kepada tamunya mau makan apa, mau minum apa, panas atau dingin, teh, atau kopi, itu tanda dia tak paham adab, tak paham agama. Maka hidangkan tamu kalian, hidangan terbaik, muliakan mereka karena Allah, maka kita akan dimuliakan oleh Allah."
Sikap kuasa hukum Gus Samsudin dan kepala desa setempat disebutnya tak sesuai dengan adab menerima tamu.
Baca Juga: Ustaz Derry Sulaiman soal Cara Tim Gus Samsudin Sambut Pesulap Merah: Gambaran Buruknya Akhlak
"Semoga Pak Kades dan Pak Pengacara mendengar video ini dan banyak-banyaklah istighfar. Ingat dunia ini sementara akhirat selama-lamanya," tutur Ustaz Derry Sulaiman mengingatkan.
Sebelumnya Ustaz Derry Sulaiman turut mengomentari polemik yang melibatkan Pesulap Merah dan Gus Samsudin. Ustaz Derry menyentil kesalahan fatal Gus Samsudin karena terlalu sering mengucapkan Demi Allah.
he
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Dirasuki Roh Wanita Joseon, Ini Karakter Lim Ji Yeon dalam My Royal Nemesis
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
Minji NewJeans Muncul usai Lama Vakum, Pertanda Comeback? Ini Kata ADOR
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Promo Wingstop Mei 2026, Hematnya Juara Rp 24 Ribuan
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Tak Disangka, Ucapan Sang Anak Jadi Pemicu Nikita Willy Putuskan Berhijab di Ramadan 2026
-
Resmi Dibuka! Ini Panduan Lengkap dan Jadwal SPMB Makassar 2026, Wajib Tahu Agar Tidak Terlewat