Pebalap yang kini masih memuncaki klasemen sementara MotoGP 2022, Fabio Quartararo, mengaku memiliki motivasi tinggi menjalani balapan pertama di paruh kedua musim ini. Diketahui, ajang MotoGP Inggris mulai dihelat di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini.
Saat ini, pebalap Yamaha tersebut memang masih mengendalikan klasemen pebalap. Fabio Quartararo saat ini unggul 21 poin dari rival terdekatnya, Aleix Espargaro dari tim Aprilia.
Meski sadar dirinya bakal harus menjalani penalti long lap di balapan Minggu nanti, Fabio Quartararo tak ragu masih bisa menang. Penalti itu sendiri merupakan hukuman dari steward menyusul insiden yang melibatkan Espargaro di balapan seri ke-11 di Belanda.
"Saya senang mulai membalap lagi. Saya menggunakan jeda musim panas untuk beristirahat, tapi saya juga giat berlatih," ungkap Quartararo, seperti dikutip Antara dari laman resmi Yamaha.
"Saya selalu berpikir ingin kembali beraksi dengan kondisi sebaik mungkin," tambahnya, seperti ditulis Suara.com.
"Saya tak sabar lagi menuju Silverstone. Saya menang di sana tahun lalu. Tapi kali ini akan sulit, karena kami tahu kami mendapat penalti long lap. Tapi kalau boleh jujur, itu hanya semakin memotivasi saya agar tampil lebih baik," pungkasnya.
Silverstone masuk ke kalender MotoGP sejak 2010, namun diketahui telah menggelar balapan selama enam puluh tahun. Sirkuit ini menjadi salah satu trek tercepat di kalender dan banyak mendapat pujian dari para pebalap.
Sebelum 2021, Fabio Quartararo sendiri telah lima kali membalap di Silverstone. Dia meraih hasil terbaiknya di P4 pada kelas Moto3 tahun 2015. Tahun 2019 menjadi kali pertama dia menjalani balap kelas premier di Silverstone, di mana ia start dari P4 tapi terjatuh di Tikungan 1 lap pembuka.
Pada tahun 2021 lalu, ia start di P3 dan sukses meraih kemenangan di sana, sekaligus menjadi pebalap Yamaha pertama yang menang di lintasan itu setelah Valentino Rossi pada 2015.
Baca Juga: Ada Andil Besar Shin Tae-yong di Balik Impresifnya Performa Timnas Indonesia U-16 Saat Ini
Berikut lima besar klasemen sementara pebalap MotoGP 2022:
1 Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) - Yamaha - 172 poin
2 Aleix Espargaro (Aprilia Racing) - Aprilia - 151
3 Johann Zarco (Prima Pramac Racing) - Ducati - 114
4 Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) - Ducati - 106
5 Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP) - Ducati - 105
Berita Terkait
-
Top 5 Sport: Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Owi - Butet, Ramaikan Piala Presiden 2022
-
Andrea Dovizioso Putuskan Pensiun, Seri San Marino akan Jadi Balapan Terakhirnya
-
Jelang MotoGP Inggris 2022, Maverick Vinales Sudah Ngebet Ingin Balapan
-
Bukan Jadi Juara Dunia MotoGP, Ini Dia Impian Aleix Espargaro
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Satu Orang Berangkat Haji, Satu Kampung Ikut Mengantar hingga Menginap di Jalan
-
Dibawa ke Kantor Polisi, Lurah di Tapteng Mendadak Pingsan Saat Mau Dites Urine
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
-
KPK Ungkap Ada Pihak yang Ngaku Bisa Kondisikan Kasus Bea Cukai