/
Senin, 21 November 2022 | 17:01 WIB
Panik Diguncang Gempa saat Rapat di DPR, Anak Buah Zikir 'Laa Ilaaha Illallah', Mendagri Tito Masuk WC

Gedung  DPR RI turut diguncang gempa yang berpusat di kawasan Cianjur, Jawa Barat.  Saat gempa yang terjadi siang tadi itu membuat Mendagri Tito Karnavian panik saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR pada pukul 13.21 WIB.

Dikutip Suara.com, Senin (21/11), Tito mendadak terlihat tegang ketika ruang rapat di Gedung Nusantara itu berguncang karena gempa. Bahkan, anak buah Tito, Safrizal ZA yang menjabat Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri mendadak zikir guna menenangkan atasannya itu saat rapat berlangsung. 

Tito tampak celingak-celinguk atau melihat ke kiri-kanan serta ke atas ruangan, seperti memantau guncangan yang terjadi di ruangan. Hal itu dilakukannya sejenak. Tidak sampai 10 detik, Tito kemudian kembali tenang. 

"Interupsi ketua, izin, gempa," kata salah seorang anggota Komisi II.

Sementara itu, Safrizal yang berada di sisi kiri Tito tiba-tiba berzikir. Ia beralih mengucapkan kalimat laa ilaaha illallah, saat sebelumnya sedang memaparkan materi di rapat. Safrizal terdengar mengucapkan kalimat tahlilnitu berulang kalli selama 10 detik. 

"Laa ilaaha illallah, Laa ilaaha illallah, Laa ilaaha illallah," ucap Safrizal.

Sedangkan Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia yang memimpin jalannya rapat memutuskan menghentikan sementara atau skors rapat.

"Tiga menit kita lihat dulu situasinya, disetop dulu," kata Doli.

Masuk WC

Baca Juga: Pesan Menyentuh Ashanty untuk Atta Halilintar di Hari Ulang Tahun

Sementara itu, Tito tampak meninggalkan ruangan begitu rapat diskors. Di luar ruangan, Tito terlihat masuk ke toilet. Tidak berselang lama, mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia itu kembali masuk ruang rapat Komisi II.

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati tiba-tiba keluar ruangan di sela-sela rapat yang baru dilangsungkan di Komisi V DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Bukan tanpa alasan, ia beserta seluruh yang ada di ruangan keluar gedung lantaran merasakam guncangan gempa. Sontak, Dwikorita yang memahami situasi segera mengimbau agar gedung dikosongkan.

"Saya mohon agar gedung ini dikosongkan dulu menunggu di luar sambil menunggu perkembangan," kata Dwikorita, Senin.

Dwikorita menyampaikan keterangan terkait gempanyang terjadi.

"Jadi yang baru saja terjadi pada posisi di sekitar Sukabumi, Cianjur di sekitar daerah tersebut dan merupakan gempa yang diakibatkan oleh patahan geser dengan magnitudo 5,6. Diduga ini merupakan pergerakan dari sesar Cimandiri, jadi bergerak kembali, kemudian kedalaman pusat gempa sekitar 10 kilometer," tutur Dwikorita.

Load More