Beredar di media sosial foto potongan tubuh setelah Polsek Astanaanyar, Bandung pada pagi diserang pria terduga pelaku bom bunuh diri. Berdasar foto yang beredar, tampak seorang pria tewas mengenaskan di halaman Polsek Astanaanyar. Terlihat tubuh pria itu hancur terpisah dengan bagian badan lainnya.
Dalam foto lain, potongan kaki yang tergeletak di jalanaan. Sejumlah foto lain yang beredar menampilkan anggota polisi dan emak-emak mengalami luka-luka pasca serangan bom di Polsek Astanaanyar.
Terkait foto potongan kaki di Polsek Astanaanyar pasca bom meledak diakui oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.
"Iya betul," ujar Ramadhan, mengutip dari Ayobandung -jaringan Suara.com, Rabu (7/12).
Dugaan sementara, jika teror bom yang meledak di Polsek Astanaanyar itu adalah pelaku bon bunuh diri.
"Dugaan bom bunuh diri," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan tersebut merupakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh seseorang yang mencoba masuk ke lapangan polsek saat apel pagi.
Kapolrestabes Bandung Aswin Sipayung sebelumnya membenarkan adanya ledakan di Polsek Astanaanyar, Bandung, Rabu pagi.
Kronologi cerita Aswin dengan lugas. Dia menyebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Saat itu, anggota Polsek Astana Anyar sedang melaksanakan apel pagi.
Baca Juga: Motor Biru Berlogo ISIS Jadi Kendaraan Pelaku Bom Polsek Astanaanyar, Ada Pesan "KUHP Hukum Syirik"
Menurut Aswin, tiba-tiba, ada seseorang laki-laki masuk ke polsek mengacungkan senjata tajam dan menerobos barisan apel pagi seketika anggota menghindar.
Diberitakan sebelumnya, publik baru-baru ini dibuat heboh dengan adanya ledakan di Kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu (7/11/2022).
Peristiwa ledakan itu diduga bom bunuh diri yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Hingga kini polisi masih menyelidiki dan mengamankan area lokasi ledakan diduga bom tersebut.
Belum ada keterangan resmi dari kepolisian soal kejadian ini. Dikabarkan tiga anggota Polsek luka berat.
Dari video yang tersebar di Twitter terlihat warga berkerumun di dekat lokasi Polsek tersebut. Terlihat personel polisi memblokade jalan menuju ke Polsek Astana Anyar.
Berita Terkait
-
Motor Biru Berlogo ISIS Jadi Kendaraan Pelaku Bom Polsek Astanaanyar, Ada Pesan "KUHP Hukum Syirik"
-
Pesan Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar: KUHP Hukum Syirik/Kafir
-
Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Ridwan Kamil: Tenang, InsyaAllah Aman Terkendali
-
Ada Tulisan 'KUHP Hukum Kafir' Diduga Ditempel Pelaku di Motor Sebelum Ledakan Diri di Polsek Astanaanyar Bandung
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah