Pelaku pelecehan makin berani beraksi di lokasi ramai. Belakangan beredar video pria cabul yang asyik merekam seorang penumpang wanita di sebuah halte busway.
Dilihat Kamis (22/12), dalam video yang diunggah akun Instagram @fakta.jakarta, tampak pria berkacamata dan kemeja merah sedang menyodorkan ponselnya di depan seorang penumpang wanita. Terlihat pria cabul itu merekam bagian bokong dari wanita berkacamata yang sedang menunggu di halte bus.
Aksi cabul pria yang mengenakan masker itu direkam oleh penumpang lain yan berada di dekat samping pelaku. Tampak pria itu sengaja menggembol tas ransel di bagian depan supaya tidak terlihat saat beraksi merekam bagian belakang korbannya.
Dalam video itu, pria cabul itu lalu berpura-pura memainkan HP setelah korban melihat ke arah belakang.
Beradar narasi video itu, disebutkan jika aksi pelecehan seksual itu terjadi di Halte S Parman Podomoro City, Jakarta Barat.
"Hati-hati untuk para kaum wanita jika berada di halte bus. Ada saja aksi pria bejat seperti dalam video ini," demikian keterangan akun yang mengunggah video itu.
Beredarnya video pria cabul yang merekam bagian bokong seorang wanita di halte bus menjadi sorotan publik. Rata-rata netizen sangat geram setelah melihat video viral itu. Saking geramnya, beragam kecaman dan komentar pedas dari netizen membanjiri video itu guna menanggapi aksi bejat pria tersebut.
Setelah videonya viral, sejumlah netizen menganggap jika pria itu mengidap kelainan seksual, yakni terangsang dengan wanita yang mengenakan celana jeans.
"Gubrak in hpnya enak tu.. Terus kalo dia nyolot.. Tinggal kasi vidio yg direkam ni ke korban," kata akun @mu****** sembari memberi emoji tepuk tangan.
Baca Juga: Ruben Onsu Beri Jatah Bulanan Sarwendah hingga Ratusan Juta, Belum Termasuk Uang Sekolah Anak
"Astagfirullah.. moga viral dan sampai k orangnya... Sangsi sosial moga bikin dia malu dan jera," geram akun @an*******.
"Fetish celana jeans," timpal akun @an*********.
"Susah kalo udah fetish, suka di luar nalar," tulis akun @ri**** sembari memberi emoji tertawa.
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi Diduga Alami Tonic Immobility Pelecehan Seksual, Apa Itu?
-
Bikin Ngelus Dada, Suami Tega Jual Istri ke Temannya Seharga 400 Ribu
-
Ada Adegan Kekerasan dan Pelecehan, Drakor The Glory akan Diberi Rating 19+
-
Sebut Korban Pelecehan Seksual Oknum Dosen Unand Capai 8 Orang, Nurani Perempuan: Ada yang Trauma Mendalam!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
SF Hariyanto Perintah Kadis PUPR Riau ke Lapangan: Jangan Hanya Terima Laporan
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Transaksi Pakai Bitcoin, Jaringan Vape Narkoba 'Labubu' Asal Singapura Digulung di Medan
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Bandara Pekanbaru Resmi Buka Rute ke Melaka, Terbang 3 Kali Seminggu
-
Herbalife Run 2026 Siap Digelar, 6.000 Pelari Dibidik untuk Meriahkan
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Bukayo Saka Terancam Absen saat Inggris Hadapi Kosta Rika, Kondisinya Masih Dipantau