/
Rabu, 11 Januari 2023 | 18:53 WIB
Ogah Visum usai Koar-koar Diperkosa Yosua, Dalih Putri Pilih Tutupi Aib Ketimbang Tak Lagi Disayang Ferdy Sambo (Suara.com/Rakha)

Dalih takut tak dicintai lagi Ferdy Sambo dan dianggap aib menjadi dalih Putri Candrawathi ogah melakukan visum soal klaim kekerasan seksual yang berujung Brigadir J alias Yosua tewas. Pengakuan itu disampaikan Putri saat diperiksa sebagia terdakwa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Yosua. 

Dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan, majelis hakim sempet mencecar pernyataan soal visum terhadap istri Sambo itu. 

"Betul Saudara tidak lakukan visum?" tanya hakim seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (11/1/2023).

"Saya tidak melakukan visum," timpal Putri.

Mendengar jawaban itu, hakim kembali meminta Putri menjelaskan alasannya tidak melakukan visum untuk membuktikan soal kekerasan seksual yang dituduhkan kepada Yosua. 

"Tapi di persidangan sebelumnya kami melihat protokol kesehatan di keluarga Saudara sangat tinggi. Kami melihat Saudara punya standar protokol kesehatan yang tinggi, tapi berkebalikan dengan peristiwa di Magelang itu. Kenapa Saudara tidak pernah pergi ke dokter atau memeriksakan diri?" tanya hakim.

Putri pun akhirnya membeberkan alasannya. Dia mengaku malu jika insiden di rumah Magelang itu sampai ke kuping suaminya, Ferdy Sambo.  Bahkan, Putri mengaku belum pernah mengumbar soal kejadian itu kepada psikolog. 

"Yang Mulia, sebenarnya setelah kejadian, saya itu hanya bisa diam, tidak bisa berkata apa-apa. Saya bingung dan malu dengan apa yang terjadi pada saya dan saya tidak harus bagaimana sebenarnya. Waktu itu ada psikolog saya juga tidak berani menceritakan. Karena bagi saya ini aib yang buat malu," jawab Putri.

Setelahnya, hakim menyebut jika peristiwa di Magelang hanya sebuah ilusi belaka. Di mana, Sambo juga sempat menyinggung hal tersebut saat persidangan.

Baca Juga: Megawati Sebut Ada Partai Dompleng Dukung Capres, Bambang Pacul: Ibu Tidak Mengkritik, Partai Lain Jangan Tersinggung

"Suami Saudara ketika didengarkan kesaksian Sugeng Putu peristiwa di Magelang ilusi demi menutupi supaya itu tidak diungkit-ungkit ketika skenario pertama berjalan. Pada akhirnya sampai di persidangan ini peristiwa di Magelang itu akhirnya benar-benar jadi ilusi sebagaimana yang disampaikan suami saudara. Bisa Saudara terangkan?" tanya hakim.

Putri pun membalas perkataan hakim yang menyebut peristiwa di Magelang hanya ilusi. Dia mengaku takut menceritakan kejadian di Magelang dan takut Sambo tidak mencintainya lagi.

"Yang Mulia, sebagai korban kekerasan seksual, tidaklah mudah untuk menyampaikan bahkan kepada saya sendiri saja saya sebenarnya malu. Karena saya tidak tahu apakah bila saya mengutarakan peristiwa tersebut suami saya akan mencintai saya, mau menerima saya kembali," ucap Putri.


(Sumber: Suara.com)

Load More