Rosario de Marshall atau Hercules ogah menanggapi pertanyaaan awak media setelah dirinya diperiksa di KPK. Bahkan, Hercules yang kini menjabat sebagai Tenaga ahli PD Pasar Jaya itu justru mengancam wartawan.
Ancaman itu dilayangkan Hercules lantaran murka dengan pemberitaan yang menyebut dirinya mangkir dari pemeriksaan di KPK. Hercules sejak pagi tadi telah diperiksa KPK sebagai saksi.
Pemeriksaan terhadap eks penguasa Tanah Abang itu terkait kasus suap perkara di Mahkamah Agung (MA) yang telah menjerat Hakim Agung nonaktif Sudrajad Dimyati sebagai tersangka.
Dikutip dari Suara.com, Hercules mengaku ogah memberikan keterangan kepada awak media setelah merampungkan pemeriksaan di KPK.
"Tanya penyidik. Saya malas dengan wartawan karena wartawan itu enggak benar semuanya. Provokator," ujarnya dengan suara ketus.
Hercules pun memberi ultimatum kepada awak media agar tidak menulis pemberitaan yang tidak sesuai fakta.
"Orang itu punya keluarga, punya anak, orang punya saudara. Kalian tulis harus dengan fakta. Jangan dengan rekayasa. Kalian tulis mengada-mengada, katanya media harus dilindungi. Dilindungi apa?" ujarnya.
"Kalian tulis mengada, katanya media itu harus dilindungi. Lindungi apa? Justru kalian ini yang mengacau. Karena media ini sering menzalimi saya. Saya tidak akan main-main sama kalian. Lebih baik saya selesaikan kalian, saya masuk penjara, itu saja. Saya tidak akan lari hukum saya," imbuhnya.
Alasan Hercules mengamuk itu dengan pemberitaan yang menyebut dirinya mangkir dari panggilan KPK pada Selasa (17/1) lalu. Hercules tidak mau dengan sebutan 'kabur' dari pemeriksaan di KPK.
Baca Juga: Aki Wowon Racuni Sekeluarga di Bekasi Pakai Pestisida, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana?
"Saya kemarin, dibilang saya melarikan diri, saya mangkir dari. Saya ini tidak ada melarikan diri atau mangkir. Mana ada ini Hercules mangkir, enggak ada ceritanya itu. Saya lagi ada urusan (di luar kota) perkawinan di sana," Hercules kesal.
Hercules pun ogah memberikan jawab saat ditanya oleh awak media soal dana dugaan suap pengurusan perkara di lingkungan MA. Bahkan, Hercules memberikan pernyataan yang ketus.
"Enggak, saya enggak ngerti itu, saya enggak tahu, saya enggak ada bidang saya untuk aliran dana atau apa. Tanya penyidik ya," katanya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan jika pemeriksaan terhadap Hercules itu guna mengorek soal aliran dana dari tersangka Heryanto Tanaka, debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana.
"Saksi Pak Rosario de Marshall yang keterangannya akan didalami oleh tim penyidik KPK terkait pengetahuan dugaan adanya aliran uang ya, begitu dari tersangka pemberi HT (Heryanto Tanaka) ke beberapa pihak," kata Ali .
Hakim MA Terima Suap
Tag
Berita Terkait
-
Diperiksa Penyidik KPK, Hercules Dicecar Soal Aliran Dana Kasus Suap di MA
-
KPK Geledah Gedung DPRD DKI Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Era Anies, Heru Budi Tutup Mulut
-
KPK Kembalikan Barang Bukti Kasus Suap AGM ke Pemkab PPU
-
Akui Ruang Kerja Digeledah KPK, Cinta Mega PDIP: Tak Ada yang Disita, Saya Berani Bertaruh!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK