Isi nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan istri Ferdy Sambo, Putro Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1) kemarin diangggap telah menyerang kehormatan Brigadir J alias Yosua yang menjadi korban pembunuhan berencana.
Pernyataan itu diungkapkan oleh aktivis Irma Hutabarat. Irma diketahui memang menyoroti kasus Brigadir J sejak lama dan sempat memberi pendampingan kepada keluarga Brigadir J.
Dikutip dari Suara.com, Irma pun menilai Putri sengaja mengumbar kesedihan agar bisa mendapat simpati saat membacakan pleidoinya di persidangan yang diberi judul: 'Surat dari Balik Jeruji'.
Menurutnya, tidak ada pelaku pelecehan seksual yang bisa santai masuk ke rumah korbannya.
"Lalu pas Yosua masuk ke rumah Saguling santai dengan membawa barang. Emang ada pemerkosa masuk ke rumah ajudannya itu tidak ada," katanya dikutip dari kanal YouTube Irma Hutabarat Official, Kamis (26/01).
Irma Hutabarat membeberkan sejumlah fakta-fakta yang diabaikan yang bisa mengaburkan peristiwa sebenarnya.
Irma pun menganggap jika Putri tampak menggiring opini untuk mendiskreditkan Brigadir J seolah menjadi pelaku kejahatan.
"Diarahkan pada narasi-narasi pembohong, pembunuh, pendusta dan juga orang yang masih menyerang kehormatan orang yang sudah mati, seharusnya ini juga ada pasal-pasalnya," tegasnya.
Irma Hutabarat mengingatkan bahwa dalam kasus pembunuhan ini yang menjadi korban adalah Brigadir J. Munculnya hinaan dan cemoohan karena adanya ketidakjujuran dalam menceritakan peristiwa sebenarnya sebelum maupun sesuah penembakan Brigadir J pada 8 Juli 2022.
Baca Juga: Kabar Duka, Ayah Sam Kim Tewas Ditembak Perampok
(Sumber: Suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Ngelunjak! Deretan Permintaan Ferdy Sambo yang Tak Masuk Akal: Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
-
Sambo Ngeluh Seolah Jadi Penjahat Terbesar dalam Sejarah, Ini Daftar Tokoh Terjahat di Dunia
-
CEK FAKTA: Beredar Breaking News Jokowi Resmi Bebaskan Bharada E dari Tuntutan Hukum, Benarkah?
-
Pledoi Bharada E: Maaf Untuk Yosua, Tunangan, dan Orang Tua
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal