Gaya pongah Mario Dandy Satriyo, anak PNS Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo yang kini menjadi sorotan publik gegara hobi pamer kemewahan di media sosial. Fakta itu terungkap setelah Mario terlibat kasus penganiayaan terhadap David, anak pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina.
Ulah Mario Dandy yang pamer harta orang tuanya turut membuat Deddy Corbuzier murka. Kritik pedas pun ditumpahkan Deddy Corbuzier melalui akun Youtube pribadinya guna menanggapi kasus Mario Dandy.
Deddy Corbuzier pun membanding-bandingkan kelakuan Mario Dandy denga sang anak, Azkanio Nikola Corbuzier.
Dia mengklaim jika Azka tak pernah mau pamer kemewahan walau sama-sama dibelikan mobil Jeep Rubicon. Deddy pun bahkan mengaku jika Azka kerap diantar oleh sopir pribadi.
Meski demikian, Deddy mengaku jika Azka tidak pernah mau pamerkan kemewahan itu karena bukan dari hasil keringatnya sendiri.
"Lu tahu Azka anak gue Azka itu kalau kalian nggak tahu, Azka punya Rubicon, Azka punya Rubicon seriuosly dia punya Rubicon, gue beli Rubicon buat dia pakai, ada sopirnya buat dia pakai. Pernah nggak lu lihat anak gue posting mobil Rubicon lagi duduk di depannya pernah nggak lihat? nggak pernah," kata Deddy Corbuzier dilihat dari tayangan di akun Youtube pribadinya, Kamis (2/3).
Tak hanya itu, Deddy Corbuzier juga koar-koar soal jam tangan mewah seharga Rp200 juta yang diberikannya kepada Azka. Akan tetapy, Deddy mengaku Azka tak pernah mau memamerkan jam mewah itu ke media sosial.
"Dia tuh pakai duitnya sendiri karena dia sudah bisa nyari duit sendiri dia punya jam tangan harganya Rp200 juta yang dia beli sendiri tapi targetnya dia bilang buat investasi. Pernah nggak lu lihat anak gue posting jam tangan mahal-mahal nggak pernah juga, kalau bapaknya sering," katanya.
"Anak gue nggak pernah. Jangankan posting, dipakai aja nggak itu Rubicon dipakai juga nggak sama dia. Dia ke mana-mana lebih baik dianter sama mobil biasa Avanza, jam tangan nggak pernah dipakai," imbuh Deddy.
Deddy juga membeberkan kebiasan Azka yang lebih sering menggunakan barang-barang murah yang dibeli secara online.
Baca Juga: Fakta-fakta Puluhan Pegawai Kemenkeu Diperiksa Terkait Harta Tidak Jelas
"Gelang yang dipakai Azka yang lu lihat di Instagram itu tuh Rp70 ribu beli di tokped (Tokopedia)," katanya.
Diketahui, polisi telah menetapkan Mario Dandy dan rekannya Shane sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap David. Adapun peristiwa sadis Mario Dandy itu terjadi di perumahan mewah, Grand Pemata, Ulujami, Pesanggrahan Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023) lalu.
Gegara ulah anaknya, harta kekayaan Rafael turut menjadi sorotan.
Berdasarkan LHKPN, Rafael tercatat memiliki kekayaan yang mencapai Rp56,1 miliar. Kekayaan Rafael itu hanya selisih Rp1,9 milar dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang punya harta Rp58, 048 miliar.
Mobil jenis Jeep Rubicon yang digunakan Mario saat menganiaya David juga tidak termuat di LHKPN miliknya. Begitu juga sepeda motor jenis Harley yang sempat dipamerkan Dandy di media sosialnya, tidak termuat di LHKPN.
Buntut dari kasus anaknya, Rafel sempat dicopot dari jabatannya hingga akhirnya mengundurkan diri sebagai PNS di Ditjen Pajak Kemenkeu. Terkini, KPK pun turun tangan guna mengusut kekayaan tak wajar yang dimiliki Rafael.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Geram Lihat Dampak Kasus Rafael Alun Trisambodo: Jangan Pamer Kekayaan, Tidak Pantas!
-
Buntut Kasus Eko Darmanto, Kantor Bea Cukai Yogyakarta Siap Kooperatif Jika Periksa KPK
-
Sosok Said Aqil, Mantan Ketua PBNU yang Ajak Rakyat Tak Bayar Pajak Buntut Kasus Rafael Alun
-
Soroti Kasus Mario Dandy, Rieke Diah Pitaloka: Anak-anak Bisa Lakukan Kekerasan Ekstrem!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Desak Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Usut Tuntas
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Ordal PSSI Ungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Indonesia
-
Belajar dari Krisis 1997: Ketika Rupiah Pernah Terpuruk dan Bangkit Kembali
-
4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam
-
Pengacara Penggugat Ijazah Jokowi Ungkap Alasan Rismon Berbelok, Sudah Habiskan Uang Rp600 Juta?
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman