Seorang pria ditetapkan sebagai tersangka lantaran menganiaya pelaku yang mencuri sepeda motornya. Penetapan tersangka itu pun viral setelah video saat polisi merilis kasus itu beredar di media sosial.
Dilihat Kamis (2/3), dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @fakta.indo, tampak aparat kepolisian menggelar konferensi pers dengan memamerkan para tersangka di depan awak media.
Dalam video itu, para tersangka mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Tampak bagian belakang baju tahanan itu bertuliskan Polres Ogan Ilir.
Berdasar video unggahan itu, tampak salah satu tersangka bernama Juandi diminta untuk menjelaskan alasannya menganiaya Eko, pelaku yang mengambil sepeda motornya.
Menjawab hal itu, alasan Juandi melakukan penganiayaan karena kesal.
"Juandi tolong ngomong ke saya, didengarkan teman-teman wartawan, media, kenapa anda sampai memukul atau menganiaya saudara Eko yang mengambil motor Saudara? kata anggota polisi dalam video itu.
"Saya kesal dikit pak," jawab Juandi.
"Kesal dikit atau banyak? tanya polisi itu.
"Kesal, dikit-dikit lah ya, gitu lah," katanya lagi.
Baca Juga: Amalan Sunnah Saat Sahur, Umat Muslim Wajib Tahu selama Ramadhan!
Beredarnya potongan video konpers polisi yang bertanya kepada tersangka penganiayaan itu pun langsung menjadi sorotan publik. Beragam komentar diungkapkan para warganet guna menanggapi video itu. Namun, banyak warganet yang justru menyoroti pertanyaan yang diberikan polisi kepada tersangka itu.
"Ngelawaknya ga abis-abis," kata akun @ab*******.
"Ketika hukum makin receh," timpal akun @te********.
"Aneh tapi nyata," tulis akun @an**********.
Setelah viral diketahui, ternyata polisi yang bertanya kepada korban yang dijadikan tersangka kasus penganiayaan maling motor itu adalah Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman kemudian viral di media sosial.
Dikutip dari Suara.com, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni JD (37), IG (34), dan DM (45). Ketiganya menjadi tersangka penganiayaan terhadap EH (34) yang meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Kejam Perampok di Medan Pukul Nenek Penjaga Warung Pakai Balok, Polisi Selidiki Pelaku
-
Warga Tangkap Maling di Atap Rumah: Hati-hati yang Nangkep Takut Jadi Tersangka
-
Kapolres di Sumsel Ini Viral Karena Tetapkan Tiga Korban Curanmor Jadi Tersangka
-
Bikin Kesal, Pria Ini Nekat dan Sengaja Terobos Jalan yang Sedang Dicor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?