News / Nasional
Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari. [BAKOM]
Baca 10 detik
  • Pemerintah memastikan kesiapan layanan haji 2026 telah mencapai tahap akhir menjelang operasional yang dimulai pada 22 April 2026.
  • Sebanyak 221 ribu jemaah haji Indonesia akan mendapatkan fasilitas akomodasi, konsumsi, transportasi, serta layanan kesehatan yang komprehensif di Arab Saudi.
  • Distribusi kartu nusuk sedang dilakukan sebagai syarat akses layanan bagi jemaah haji sebelum berangkat menuju tanah suci mendatang.

Suara.com - Menjelang keberangkatan kloter pertama, pemerintah memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 Hijriah nyaris rampung. Seluruh layanan utama mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga kesehatan disebut telah siap.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyatakan saat ini tinggal tahap pengecekan akhir sebelum operasional dimulai.

“Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji,” kata Irfan dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Untuk akomodasi, pemerintah menyiapkan 177 hotel di Makkah dan 100 hotel di Madinah. Di Makkah, hotel tersebar di kawasan Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziah, sementara di Madinah seluruhnya berada di wilayah Markaziah.

Dari sisi kesehatan, pemerintah menyiapkan 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah, serta Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di dua kota tersebut. Setiap kelompok terbang (kloter) juga akan didampingi tenaga medis.

“Setiap kloter terdiri atas satu dokter dan satu tenaga kesehatan,” jelas Irfan.

Pemerintah juga menggandeng rumah sakit besar di Arab Saudi, Saudi German Hospital, untuk memperkuat layanan kesehatan jemaah.

Sementara itu, kartu nusuk yang menjadi syarat akses layanan haji telah tiba di Indonesia dan tengah didistribusikan serta diaktivasi sebelum keberangkatan.

Untuk konsumsi, disiapkan 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah guna memenuhi kebutuhan jemaah selama di Tanah Suci.

Baca Juga: Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026

Di sektor transportasi, pemerintah menyiapkan tiga jenis layanan bus, yakni bus antarkota untuk rute Jeddah-Makkah-Madinah, bus selawat yang beroperasi 24 jam menuju Masjidil Haram, serta bus masyair untuk mobilitas jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Pada musim haji 2026, Indonesia mendapat kuota 221 ribu jemaah, terdiri dari 203.320 haji reguler (92 persen) dan 17.680 haji khusus (8 persen).

Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026 menuju Madinah, sementara keberangkatan terakhir pada 21 Mei 2026. Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 26 Mei 2026.

Load More