Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono pasang badan untuk membela Atasya Yasmine, putrinya yang disorot publik karena doyan pamer kemewahan di media sosial. Andhi menganggap jika kebiasan yang dilakukan anaknya itu adalah lumrah karena berstatus sebagai selebgram.
Pernyataan itu disampaikan Andhi usai menjalani pemeriksaan di KPK pada Selasa (14/3) terkait asal-muasal harta kekayaannnya yang diduga mencurigakan.
"Jadi apabila ada foto-foto yang bersifat fashion itu lumrah. Dia bisa menghidupi kehidupannya sendiri," ujar Andhi Purnomo seperti dikutip dari Suara.com, Rabu.
Andhi kembali menegaskan dia dan keluarganya tidak pernah berniat pamer di media sosial. Menurut dia, foto-fotonya dan sang putri yang viral di media sosial sengaja dicari-cari.
"Foto-foto tentang diri saya sama sekali tidak ada yang berbentuk pamer dan lain sebagainya, dicari-cari yang lain. Niat pembuat berita yang menghubungkan ke saya, banyak sekali gambar itu bukan anak saya, dikaitkan ke anak saya dan pribadi saya, itu sungguh fitnah sangat keji," tegas Andhi.
Andhi kemudian menunjukkan cincin warna biru yang sempat ramai dibahas di media sosial karena disebut-sebut sebagai saphire mahal.
"(Ini) cincin dari kiai saya," ujar Andhi sembari menunjukkan cincin di jari tangan kirinya.
Punya Harta Fantastis
Diketahui, Andhi Pramono menjadi sorotan karena hartanya dinilai tak wajar. Berdasarkan LHKPN, sebagai Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi memiliki harta mencapai Rp 13,7 miliar.
Baca Juga: Tentukan Ketua MK, Sembilan Hakim Konstitusi Gelar Rapat Pleno Tertutup
Kekayaan Andhi Pramono didominasi oleh tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp 6,9 miliar.
Tanah dan Bangunan milik Andhi itu tersebar di beberapa daerah. Total ada 15, mulai dari Karimun, Bogor, Salatiga, Banyuasin, Jakarta Pusat, Bekasi, Batam hingga Cianjur.
Andhi juga memiliki sejumlah kendaraan yang total berjumlah 13 unit, mulai dari motor hingga mobil. Nilainya mencapai 1,8 miliar lebih.
Andhi juga mempunyai surat berharga senilai Rp 2,9 miliar lebih. Lalu ada kas dan setara kas dengan nilai Rp 1,2 miliar lebih, serta harta bergerak lainnya senilai Rp 706 juta lebih.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Beda dengan Rafael dan Eko, Kok Kemenkeu Belum Copot Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono
-
Nyanyian Andhi Pramono Usai Diperiksa KPK: Sebut Anaknya Selebgram, Rumah Mewah Milik Ortu
-
Jurus Ngeles Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Usai Diperiksa KPK
-
Usai Diperiksa KPK, Andhi Pramono Pamerkan Cincin: Ini dari Kiyai Saya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak