Setelah videonya viral, enam anak perempuan yang terlibat aksi penganiayaan terhadap gadis berhijab di kawasan Cilincing, Jakarta Utara akhirnya ditangkap polisi. Terungkapnya kasus ini, sebagian pelaku yang menganiaya bocah berinisial AM (12) itu ternyata anak putus sekolah hingga ada masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Perihal penangkapan enam anak yang menjadi pelaku penganiayaan itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iverson Manossoh, Rabu kemarin.
Adapun keenam anak ini berinisial TI, SR, RN, TR, WD dan DN mereka berusia 13-15 tahun.
“Di antara 6 anak ini ada yang putus sekolah, dan ada yang masih sekolah SD,” kata Iverson seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (16/3).
Keenam pelaku anak itu ditangkap lantaran ikut terlibat dalam penganiayaan terhadap AM. Mereka memiliki peran berbeda dalam melakukan penganiayaan.
“Ada yang memukul, menampar, menendang, hingga mengambil video secara bergantian,” ucapnya.
Iverson mengatakan, pihaknya bakal melibatkan pihak terkait yang dalam perkara ini. Baik bagi anak yang berkonflik dengan hukum, maupun penanganan anak sebagai korban.
Meski demikian, Iveson belum merinci terkait motif anak-anak tersebut tega melakukan penganiayaan.
Sebelumnya diberitakan, seorang anak dì Cilincing menjadi kirban penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok anak lainnya.
Baca Juga: 4 Cara Membuat Scorpio Merindukanmu setelah Putus, Jual Mahal tapi Setia!
Dalam video yang viral di sosial media, nampak korban yang mengenakan hijab tersebut dipukuli secara berulang.
Meski telah meminta ampun, namun ucapan tersebut sama sekali tidak diindahkan oleh para pelaku.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap 6 Anak Berkonflik dengan Hukum, Buntut Penganiayaan yang Viral di Media Sosial
-
Histeris Minta Tolong! Gadis Berhijab Dianiaya Sekelompok ABG hingga Jilbabnya Terlepas
-
Aksi Penganiayaan terhadap Remaja Putri di Cilincing Viral di Medsos, Polisi Tangkap Semua Pelaku
-
Viral Remaja Putri di Cilincing Dianiaya Sekelompok Cewek ABG, Korban Merintih Minta Tolong
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'