Selebgram Lina Mukherjee lagi-lagi bikin heboh. Setelah disorot karena makan babi dengan membaca Bismillah, kekinian Lina Mukherjee menganggap orang Indonesia tolol dan melulu mencari barang gratisan.
Hal itu disampaikan Lina Mukherjee lantaran dia kerap menyoroti kebiasaan orang Indonesia yang suka gratisan kala dirinya sedang mempromosikan beberapa produk di akun Twitter pribadinya.
"Kalian di sini pasti nunggu gratisan dari aku kan. Aku tahu kalian tidak mau mengeluarkan uang," kata Lina Mukherjee dikutip dari unggahan Instagram @lambe__danu, Jumat (14/4/2023).
Selain itu, Lina Mukherjee juga membeberkan hobi orang Indonesia yang kerap mem-bully orang lain tanpa berkaca pada dirinya sendiri. Namun, Lina Mukherjee mengaku bangga dengan karakter orang Indonesia karena dirinya tak menampik memang hobi menghujat orang lain.
"Aku tahu sifatnya orang Indonesia. Orang Indonesia itu manusia paling baik di dunia. Pertama, maunya gratisan. Habis itu hobbynya ngehujat ya kan. Aku juga orang Indonesia suka ngomongin orang, tapi enggak sadar dosa sendiri itu aku. Makanya aku bangga sama orang Indonesia," kata dia.
Tak cuma itu, selebgram penggemar Bollywood itu menuding orang Indonesia tolol lantaran lebih memuja-muja orang bule.
"Sudah gitu tingkat ketololannya luar biasa. Membangga-banggakan bule lah, membangga-banggakan orang India lah," katanya.
Lina Mukherjee lantas menyinggung orang-orang yang terlalu bangga memiliki pacar bule, meskipun pekerjaannya hanya seorang tukang sapu.
"Padahal negaranya sendiri dihina-hina kan, kayak orang sesama saling hina. Kalau bule 'ih bangga banget pacar aku bule', padahal di sana cuman tukang sapu," ujarnya.
Aksi Lina Mukherjee mengolok-olok orang Indonesia tolol ini pun mendapat beragam komentar dari warganet yang menilainya tidak berpendidikan.
"Memang si Lina orang Indonesia apa bukan? Nanya aja ini mah," kata @namasayareva**.
"Cara bicaranya saja sangat terlihat tidak berpendidikan," kata @ayuavia***.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Lina Mukherjee Ngaku Rela Kasih 'Jatah' Bodyguard Agar Keinginan Terwujud, Warganet Heran: Kok pada Mau Ya?
-
Nyungsep Didorong Dinar Candy, Celana Dalam Lina Mukherjee sampai Kelihatan, Netizen: Percuma Dipamerin, Gak Nafsu!
-
Pamer Bikin Konten Bareng Ashanty, Lina Mukherjee Kena Nyinyir Warganet: Kayak Majikan Lagi Ngomongin Pembantunya
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat