Seorang mahasiswi diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen kampusnya. Aksi cabul sang dosen terekam kamera CCTV indekos korban hingga viral di media sosial.
Dilihat pada Sabtu (6/5), dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @aryulangun, tampak sang dosen sempat menarik tubuh korban agar masuk ke dalam kamar kos. Namun, mahasiswi itu langsung berontak dan berdiri di luar kamar kosnya.
Berdasar narasi dalam unggahan video, peristiwa pelecehan itu terjadi saat korban membuat status soal permasalahan hidupnya melalui WhatsApp. Lalu, sang dosen diduga pelaku pelecehan itu berpura-pura memberikan solusi kepada mahasiswi tersebut.
Tanpa curiga, akhirnya korban mengirim lokasi indekosnya kepada sang dosen.
"Sesampainya di kos sang dosen malah meraba tubuh korban dan kemudian korban berlari membuka pintu dan kemudian keluar pintu," tulis keterangan video itu.
Lantaran syok mendapat perlakukan cabul sang dosen, korban disebut hanya bisa terdiam dan memilih keluar dari kamar kos untuk menjauhi pelaku.
Disebutkan jika dosen itu juga mengancam akan mempersulit skripsi mahasiswi itu jika dirinya membongkar kasus pelecehan yang telah menimpanya.
"Segala chat WhatsApp di hapus oleh oknum dosen dan mahasiswi ini dipaksa untuk bungkam, jika tidak skripsinya akan digagalkan."
Menurut narasi dalam unggahan video itu, peristiwa dosen diduga melecehkan mahasiswi terjadi di sebuah indekos di kawasan Singaraja, Bali, Jumat (5/5) dini hari.
Video dosen beraksi cabul kepada mahasiswinya menjadi sorotan netizen dan dihujani banyak komentar bernada kecaman. Bahkan akun resmi Jatanras Polda Bali dan Polres Buleleng turut merespons dan siap menindaklanjuti kasus tersebut.
"Terima kasih informasinya segera ditindaklanjuti," tulis akun @jatanraspoldabali_official.
"Terimakasih saat ini sedang di lakukan penyelidikan," timpal akun @polresbuleleng_110.
"Kawall harga diri perempuan !!! Jangan jadikan perempuan objek !!" kata salah satu netizen yang geram.
"Memalukan kampus dosen gini, ancam skripsi lagi," kecam netizen yang lain.
Berita Terkait
-
Nita Gunawan Curhat Pernah Digerayangi di Angkot, Tangan Pelaku Masuk Lewat Sela-sela Kancing
-
Pelecehan Seksual Bocah di Kebon Baru, Polisi Selidiki
-
Modusnya Sama Lipat Tangan, Pelaku Pelecehan Berkeliaran Gerayangi Penumpang Wanita di KRL, Publik Protes Mukanya Diblur: Sebarin Muka Bapaknya!
-
Setelah Viral Diikat hingga Dicekoki Air Kencing, Pelaku Pelecehan Mahasiswi Gundar Ditangkap Polisi
-
Resmi! Polisi Hentikan Laporan Istri Ferdy Sambo soal Dugaan Pelecehan Brigadir J
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M
-
Akui Dongkol, Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-Pagi Ambyar
-
Pilihan Bijak Tri, Dorong Generasi Muda Kreatif di Bulan Ramadan
-
4 Lipstik untuk Bibir Kering, Bikin Lembap Seharian
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?