Jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya video mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang terlihat kelimpungan saat diminta mengikuti salam Yahudi oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang.
Video lawas itu pun viral setelah diunggah ulang oleh akun Instagram, @ndorobei.official, Minggu kemarin. Berdasar narasi video itu, peristiwa itu terjadi saat Lucky Hakim menghadiri acara perayaan 1 Suro yang digelar oleh Pondok Pesantren Al Zaytun.
Dalam video itu, tampak Panji Gumilang meminta semua hadirin yang ada di acara itu ikut menyanyikan salam yang berbunyi "Hanevu Shalom Aleichem". Tampak para hadirin termasuk Lucky Hakim terlihat ikut berdiri sebelum Panji Gumilang meminta mereka meniru ucapan salam yang disebutkannya.
"Saya mengajak saudara untuk mengucapkan salam yang tidak Assalamualaikum saja sambil kita bernyanyi," ujar Panji Gumilang dalam video yang dikutip Senin (8/5).
Dalam video itu, politisi Partai Perindo itu terlihat kebingungan saat meminta mengikuti ucapan yang disampaikan Panji Gumilang. Lucky Hakim juga terlihat melirik kanan-kiri sebelum akhirnya ikut menyanyikan salam tersebut.
Setelah video itu viral, Lucky Hakim pun langsung memberikan keterangan di kolom komentar akun yang turut membagikan video lawas itu. Dia pun mengaku sempat berada di acara karena diunggaah oleh pihak Ponpes Al Zaytun saat dirinya masih menjabat Wabup Indramayu.
"Itu tahun lalu waktu saya masih jadi kepala daerah di Indramayu dan diundang sebagai kepala daerah," kata Lucky Hakim membalas unggahan video itu di kolom komentar.
Dia pun mengaku saat itu tidak mengikuti soal kurikulum yang diajarkan di ponpes tersebut.
"Di dalam pesantren ada tanah garapan pertanian modern dan peternakan modern, selebihnya saya tidak terlalu mendalami kurikulum dan apapun tentang teknis pengajaran. Jadi mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak al zaitun bilamana ada yang mau tau tentang metode dan ajarannya," katanya.
Baca Juga: Sebut Makan Babi Tak Haram, Nikita Mirzani Bela Lina Mukherjee: Berarti Gue Dilaporin Dong?
Kemunculan video itu pun turut menjadi sorotan warganet hingga dihujani beragam komentar. Namun, kebanyakan warganet mempertanyakan alasan pemerintah tak juga membubarkan ponpes tersebut lantaran dianggap sesat.
"Kenapa mereka masih tidak dibubarkan, dan masih eksis sampai sekarang? Karena mereka bukan HTI dan FPI," tulis seorang warganet.
"Ke mana Kementerian Agama, MUI? Harus segera dibubarkan ini, menyesatkan umat," timpal warganet yang lainnya.
"Berani nggak banser bubarin pengajian yang jelas-jelas sesat secara nyata ini," sahut warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Politik Lucky Hakim: Kini Gabung Perindo Usai Mundur dari Jabatan Wabup Indramayu
-
Panji Gumilang Bakal Jadikan Perempuan Khatib Sholat Jumat di Al Zaytun
-
Profil Panji Gumilang yang Mau Jadikan Wanita Khatib Salat Jumat di Al Zaytun
-
Aturan Shaf Shalat yang Benar, Viral Pondok Pesantren Al-Zaytun Sholat Id Jamaah Perempuan di Barisan Depan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah
-
Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge
-
OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026
-
Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!