Jagat media sosial dihebohkan dengan curhatan seorang wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual saat menonton konser band Hardcore asal Jakarta, Seringai saat manggung di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Peristiwa pelecehan yang dialami korban itu sempat viral setelah diunggah ke media sosial, Twitter, Senin (26/6) lalu.
"J****k aku kena pelecehan seksual di konser Seringai di Surabaya barusan," tulis akun Twitter @an************ dilihat Selasa (27/6).
"Sumpah ngefreeze banget," sambungnya.
Dalam cuitannya itu, korban pun menceritakan kronologi ketika dirinya mengalami pelecehan seksual di acara konser Seringai.
Menurutnya, pelecehan itu terjadi saat dirinya sedang merekam aksi moshpit para metalheads di konser tersebut. Tiba-tiba, dia merasa dilecehkan seseorang pria sembari berlari ke arah kerumunan penonton. Bahkan, korban menduga jika pelaku sengaja memanfaatkan momen keramaian penonton di acara konser tersebut.
"Tadi bener-bener udah di pinggir panggung karena lagu terakhir mau ngevideo, terus ada mas-mas lari kenceng banget, terus tangannya ngenain payudaraku. Sumpah kalon ga sengaja ga mungkin diremes. Kerasa sakitnya sampe sekarang," tulisnya.
Korban juga mengaku saat kejadian dirinya sedang fokus merekam suasana konser Seringai dengan menggunakan gawai. Dia mengaku jika peristiwa pelecehan itu terjadi begitu cepat.
"Bener-bener ga keliatan pelakunya karena pas aku ngevideo arena mospit langsung kegeser ke panggung videonya pas tangannya kena di payudaraku. Temenku yang ngeliat langsung bilang ke aku. Tapi beneran ga keliatan pelakunya yang mana karna kita bertiga fokus ngerekam," curhatnya.
"Padahal tadi aku sempet di depan barikade pas dan ga ada sama sekali yang ngelecehin. bener-bener dijagain banget sama orang-orang ga kenal. tapi pas di pinggir panggung malah kena. Sedih banget gigs segede ini masih ada orang yang cari kesempatan buat ngelecehin perempuan," imbuhnya.
Pemilik akun tersebut juga mengunggah beberapa video milik temannya yang diduga merekam aksi cabul terduga pelaku di acara konser tersebut. Namun, video berdurasi singkat itu tak merekam secara jelas tampang terduga pelaku pelecehan itu.
"Ini video dari temenku. pelakunya keliatan cuman dari belakang. Dia posisi lari dan aku cuman ngefreeze ga tau harus ngapain. jadi diem doang, temenku berdua fokus nenangin aku. Dan kita baru tau si pelaku ini ketangkep kamera pas konser udah kelar. Keliatan tangannya yang kesamping," tulisnya.
Setelah ramai disorot netizen, vokalis Seringai Arian 13 langsung menanggapi cerita korban melalui akun Twitter pribadinya, @aparatmati.
Arian 13 meminta maaf kepada korban dan berjanji akan menindaklanjuti kasus itu kepada pihak-pihak yang terlibat dalam acara konser itu. Menurutnya, Seringai tidak akan menoleransi segala bentuk pelecehan di ruang publik.
"Halo, maaf sekali ini terjadi padamu saat konser Seringai. kami akan coba menanyakan kepada promotor atau pihak venue bilamana ada cctv yang merekam. hal-hal yang mengganggu ruang aman tidak akan kami toleransi. tolong cek DM ya, " kata Arian 13.
Menanggapi reaksi netizen termasuk personel Seringai, korban pelecehan di acara konser itu berterima kasih.
"Gak nyangka bakal rame gini. terimakasih buat temen-temen yang udah menguatkan. dan yang untuk menyalahkan shame on you, semoga hal ini ga kejadian sama orang terdekatmu," tulisnya.
Tak hanya Arian 13, pihak promotor acara itu pun mengaku bakal membuka rekaman CCTV agar bisa melacak terduga pelaku pelecehan yang menimpa korban. Bahkan, korban pun mengaku akan memproses pelakunya ke jalur hukum jika sudah mendapat bukti-bukti soal tindakan pelecehan yang dialaminya itu.
"Btw hal ini udah direach sama pihak promotor dan venue yang bersedia untuk membuka cctv. Semoga pelaku bisa ketemu dan jika memungkinkan akan aku bawa hal ini ke pihak berwajib atas pasal 289 KUHP," katanya.
Berita Terkait
-
Kader PSI Sebut Agnes Korban Pelecehan David Ozora, Sang Ayah Murka: Siap Pertanggungjawabkan Omonganmu!
-
Modusnya Sama Lipat Tangan, Pelaku Pelecehan Berkeliaran Gerayangi Penumpang Wanita di KRL, Publik Protes Mukanya Diblur: Sebarin Muka Bapaknya!
-
Setelah Viral Diikat hingga Dicekoki Air Kencing, Pelaku Pelecehan Mahasiswi Gundar Ditangkap Polisi
-
Resmi! Polisi Hentikan Laporan Istri Ferdy Sambo soal Dugaan Pelecehan Brigadir J
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup