/
Selasa, 27 Juni 2023 | 08:00 WIB
Viral Wanita Ngaku Dilecehkan di Konser Band Seringai: Sumpah Klo Gak Sengaja Gak Mungkin Sampe Diremes!

Jagat media sosial dihebohkan dengan curhatan seorang wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual saat menonton konser band Hardcore asal Jakarta, Seringai saat manggung di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. 

Peristiwa pelecehan yang dialami korban itu sempat viral setelah diunggah ke media sosial, Twitter, Senin (26/6) lalu. 

"J****k aku kena pelecehan seksual di konser Seringai di Surabaya barusan," tulis akun Twitter @an************ dilihat Selasa (27/6). 

"Sumpah ngefreeze banget," sambungnya. 

Dalam cuitannya itu, korban pun menceritakan kronologi ketika dirinya mengalami pelecehan seksual di acara konser Seringai. 

Menurutnya, pelecehan itu terjadi saat dirinya sedang merekam aksi moshpit para metalheads di konser tersebut. Tiba-tiba, dia merasa dilecehkan seseorang pria sembari berlari ke arah kerumunan penonton. Bahkan, korban menduga jika pelaku sengaja memanfaatkan momen keramaian penonton di acara konser tersebut.

"Tadi bener-bener udah di pinggir panggung karena lagu terakhir mau ngevideo, terus ada mas-mas lari kenceng banget, terus tangannya ngenain payudaraku. Sumpah kalon ga sengaja ga mungkin diremes. Kerasa sakitnya sampe sekarang," tulisnya.

Korban juga mengaku saat kejadian dirinya sedang fokus merekam suasana konser Seringai dengan menggunakan gawai. Dia mengaku jika peristiwa pelecehan itu terjadi begitu cepat.

"Bener-bener ga keliatan pelakunya karena pas aku ngevideo arena mospit langsung kegeser ke panggung videonya pas tangannya kena di payudaraku. Temenku yang ngeliat langsung bilang ke aku. Tapi beneran ga keliatan pelakunya yang mana karna kita bertiga fokus ngerekam," curhatnya. 

Baca Juga: Pamer 'Rudal' ke Istri Koruptor, Petugas Rutan KPK Pakai Klinik tempat Tahanan Sakit buat VCS: 'Di sini Tak Ada Siapa-siapa'

"Padahal tadi aku sempet di depan barikade pas dan ga ada sama sekali yang ngelecehin. bener-bener dijagain banget sama orang-orang ga kenal. tapi pas di pinggir panggung malah kena. Sedih banget gigs segede ini masih ada orang yang cari kesempatan buat ngelecehin perempuan," imbuhnya. 

Pemilik akun tersebut juga mengunggah beberapa video milik temannya yang diduga merekam aksi cabul terduga pelaku di acara konser tersebut. Namun, video berdurasi singkat itu tak merekam secara jelas tampang terduga pelaku pelecehan itu.

"Ini video dari temenku. pelakunya keliatan cuman dari belakang. Dia posisi lari dan aku cuman ngefreeze ga tau harus ngapain. jadi diem doang, temenku berdua fokus nenangin aku. Dan kita baru tau si pelaku ini ketangkep kamera pas konser udah kelar. Keliatan tangannya yang kesamping," tulisnya.

Setelah ramai disorot netizen, vokalis Seringai Arian 13 langsung menanggapi cerita korban melalui akun Twitter pribadinya, @aparatmati. 

Arian 13 meminta maaf kepada korban dan berjanji akan menindaklanjuti kasus itu kepada pihak-pihak yang terlibat dalam acara konser itu. Menurutnya, Seringai tidak akan menoleransi segala bentuk pelecehan di ruang publik. 

"Halo, maaf sekali ini terjadi padamu saat konser Seringai. kami akan coba menanyakan kepada promotor atau pihak venue bilamana ada cctv yang merekam. hal-hal yang mengganggu ruang aman tidak akan kami toleransi. tolong cek DM ya, " kata Arian 13. 

Menanggapi reaksi netizen termasuk personel Seringai, korban pelecehan di acara konser itu berterima kasih. 

"Gak nyangka bakal rame gini. terimakasih buat temen-temen yang udah menguatkan. dan yang untuk menyalahkan shame on you, semoga hal ini ga kejadian sama orang terdekatmu," tulisnya. 

Tak hanya Arian 13, pihak promotor acara itu pun mengaku bakal membuka rekaman CCTV agar bisa melacak terduga pelaku pelecehan yang menimpa korban. Bahkan, korban pun mengaku akan memproses pelakunya ke jalur hukum jika sudah mendapat bukti-bukti soal tindakan pelecehan yang dialaminya itu. 

"Btw hal ini udah direach sama pihak promotor dan venue yang bersedia untuk membuka cctv. Semoga pelaku bisa ketemu dan jika memungkinkan akan aku bawa hal ini ke pihak berwajib atas pasal 289 KUHP," katanya. 

Load More