Kini bermunculan pondok pesantren yang diduga menyimpang dari ajaran Islam. Setelah Ponpes Al Zaytun yang dipimpin Panji Gumilang, sekarang mencuat nama ponpes Al Kafiyah yang diduga menyebarkan ajaran sesat kepada para santrinya.
Belum lama ini, beredar sebuah video yang dikutip dari Suara.com, tampak seorang wanita bercadar menjadi imam salat dari tiga jemaah laki-laki. Selain itu, gerakan salat yang dilakukan pun tampak berbeda dengan biasanya.
Dalam video itu, juga terlihat tiga jemaah wanita yang sedang berdiri dengan tatapan tajam.
Selain itu, Ponpes Al Kafiyah juga dikabarkan berada di Pulau Sumatra itu disebut-sebut memperbolehkan pengikutnya berbuat dosa, salah satunya berzina asal membayar uang hingga jutaan rupiah.
Berdasar video yang dibagikan dalam kanal Youtube Gubez Mamaz Karyo, disebutkan jika duit Rp30 juta menjadi mahar untuk penghapusan dosa pengikut di Ponpes Al Kafiyah. Uang puluhan juta itu juga disebut sudah termasuk biaya pengajian di ponpes tersebut.
"Boleh berbuat dosa dan semua dosa bisa dihapuskan. Untuk menghapus dosa bayar mahar (Rp30 juta)," demikian dalam video seperti dikutip dari Suara.com.
Kontroversi lain, yakni Ponpes Al Kafiyah disebut-sebut menghalalkan perbuatan zina. Hal itu terungkap dari video dua orang pria menegur sejumlah wanita diduga santriwati di ponpes itu karena melaksanakan salat Isya hingga ratusan rakaat.
Seorang santriwati pun menyebut alasannya salat ratusan rakaat karena untuk stok ibadah selama satu minggu. Mirisnya, wanita lain diduga santriwati ponpes itu mengajak dua pria itu untuk bersetubuh.
Wanita itu mengatakan jika keduanya dapat memberikan stok kepadanya selama sembilan bulan. Mendengar jawaban itu, satu dari pria itu langsung mengucap istighfar dan menegur wanita itu.
Selain itu, seseorang yang sudah bergabung dengan pengajian di Al Kafiyah, dikabarkan diizinkan untuk tinggal satu rumah atau satu kamar dengan santri perempuan. Hal ini tentu membuat netizen murka lantaran ponpes tersebut seperti memperbolehkan tindakan zina.
Baca Juga: Dicap Sesat, Panji Gumilang Tak Sembelih Hewan Kurban, Begini Pengakuan Eks Jemaah Al Zaytun
Kasat Intel Polres Langkat, AKP M Syarif Ginting, menyebut bahwa pihak Padepokan Sendang Sejagat sudah memberikan klarifikasi. Sebab, video tentang ajaran sesat yang beredar luas di media sosial adalah gagasan mereka.
Konten itu diketahui dibuat di Pondok Pesantren Al Kafiyah.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Dicap Sesat, Panji Gumilang Tak Sembelih Hewan Kurban, Begini Pengakuan Eks Jemaah Al Zaytun
-
Blak-blakan Sebut MUI Sarang Teroris, Panji Gumilang Murka: Saya Harus Ungkapkan, Al Zaytun Ini Diserang!
-
Disebut Ubah Rukun Islam Salah Satunya Syahadat, Eks Pengurus Al Zaytun: Dulu Kami Yakini Panji Gumilang Nabi Baru Setelah Muhammad
-
Ajaran Panji Gumilang Dicap Sesat, Seruan Ulama Aceh: Wahai Polisi Negara Tangkaplah, Kalau Perlu Tembak Mati!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai