Penyidik Bareskrim Polri hari ini memeriksa Lucky Hakim terkait kasus penistaan agama pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. Pemeriksaan itu berkaitan dengan video terkait kunjungan Lucky Hakim ke Ponpes Al Zaytun saat masih menjabat Bupati Indramayu.
Kepada awak media, Lucky Hakim pun menceritakan soal Shalom Aleichem, salam Yahudi yang diajarkan Panji Gumilang saat dirinya berkunjung ke Ponpes Al Zaytun pada 30 Juli 2022 lalu.
Dia pun mengatakan saat itu sempat diminta untuk memberikan sambutan kepada para hadirin di acara itu. Namun, Lucky Hakim langsung tercengang setelah Panji Gumilang menyampaikan salam saat berpidato.
"Di sini saya mulai merasa ada hal yng berbeda setelah Assalamualaikum. Pak Panji bilang saya akan mengajarkan salam yang bukan Assalamualaikum saja, dalam bentuk bernyanyi," katanya seperti dikutip dari Suara.com, Jumat.
Namun, Lucky Hakim pun mengaku baru mengetahui jika salam sambil bernyanyi itu adalah salam Yahudi. Awalnya justru dia mengira jika salam yang dinyanyikan Panji Gumilang adalah bahasa Belanda.
"Malah saya pikir sempat pikir itu bahasa Belanda, apa bahasa depannya, 'Shalom', oh 'Shalom' kan kalau orang Nasrani kan shaloom bukan Assalamualaikum," katanya.
"Ada nyambung-nyambung itu terus diajarkan untuk bernyanyi dan semua diminta untuk berdiri, ya saya berdiri," sambungnya.
Lucky sejatinya tidak begitu mengetahui makna salam Yahudi tersebut. Dia hanya ikut-ikutan mengucapkan salam itu karena diminta oleh Panji Gumilang.
"Karena yang mau mengajarkan saya waktu itu adalah pimpinan pondok pesantren terbesar se-Indonesia akan mengajarkan ilmu ya kita berdiri dengan terheran-heran sebenernya," katanya.
Diketahui, Panji Gumilang telah dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penistaan agama. Setelah memeriksa Panji Gumilang sebagai terlapor, polisi pun akhirnya meningkatkan status kasus itu ke tahap penyidikan. Walau status kasus itu sudah ditingkatkan menjadi penyidikan, status Panji Gumilang hingga kini belum menjadi tersangka.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Nasibnya di Ujung Tanduk! Panji Gumilang Dijerat 2 Kasus Baru Selain Penistaan Agama dan Terancam 10 Tahun Penjara
-
Status Kasus Penistaan Agama Naik Penyidikan, Panji Gumilang Bakal jadi Tersangka?
-
Terjawab! Begini Kata Panji Gumilang soal Isu Ponpes Al Zaytun Dapat Bekingan Istana
-
Kembali Ricuh usai Diperiksa hingga Tengah Malam, Panji Gumilang di Bareskrim: Assalamualaikum, Shalom Aleichem
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo
-
Rumah Dikosongkan! Pengurus AMSI dan Manajer Konde.co Diteror Orang Tak Dikenal
-
BRImo Hadirkan Cara Baru Berinvestasi, Transfer Dana Sekaligus Beli Emas Secara Otomatis
-
BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret
-
Mau Nabung Emas dengan Fitur Toggle di BRImo, Mudah Banget Caranya
-
Komite dan Kepala Sekolah Jangan Sampai 'Bermain' dalam SPMB Pekanbaru
-
Cukup Sekali Klik, Fitur Toggle BRImo Gabungkan Transfer dan Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu
-
Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel
-
Investasi Makin Mudah dengan Fitur Toggle Nabung Emas Otomatis di BRImo
-
KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa