Setelah viral karena sering pamer kemewahan, Mira Hayati si Perempuan Emas kembali menjadi sorotan publik karena mencak-mencak soal sampah. Dalam video yang beredar di media sosia, Mirahayati mengaku dipatok uang Rp500 ribu oleh petugas kebersihan jika ingin sampahnya dibersihkan.
"Masyaallah, bahayanya tukang sampah di sini. Ini kalau ada acara, sampahnya mau diambil kalau dibayar Rp500 ribu," kata Mira Hayati dikutip dari Bestie.suara.com--jaringan Suara.com lewat unggahan video yang beredar.
Perempuan Emas itu geram dengan petugas sampah yang meminta uang Rp500 ribu untuk biaya mengangkut sampah. Dalam video itu, Mirahayati mengaku tinggal di wilayah Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya.
"Tidak mau lagi diambil (diangkut) karena tidak dibayar. Dia lihat banyak uang mungkin, jadi setiap ambil sampah Rp500 ribu," katanya.
Dengan permintaan uang ratusan ribu itu, Mira Hayati merasa diperas oleh petugas sampah. Dia menganggap jika aksi petugas sampah yang meminta uang ratusan ribu itu sudah keterlaluan.
"Jadi kalau ada acara mau ambil sampah dibayar Rp500 ribu. Mana ini petugas sampah. Seandainya saya ketemu, kalian korupsi ini atau apa?" curhatnya.
"Masak harus dibayar Rp500 ribu baru mau diambil sampahnya. Keterlaluan ini di Daya, sudah kelewatan. Mentang-mentang dia lihat banyak uang jadi saya dikasih begini," imbuhnya.
Setelah keluhan Perempuan Emas itu viral, Mira Hayati ternyata salah menyebutkan lokasi tempat tinggalnya. Berdasarkan penelusuran, Mira Hayati bukan berdomisili Kecamatan Biringkanaya, tapi di Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea.
Soal Mirahayati yang koar-koar diperas tukang sampah itu turut ditangkapi oleh Camat Tamalanrea Salman. Kekinian petugas sedang menelurusi soal video Mirahayati.
Menurut Salman, kemungkinan yang meminta uang adalah oknum masyarakat setempat yang disewa perumahan. Walau demikian sang Camat mengaku siap menjatuhkan sanksi jika pemerasan itu dilakukan petugas kebersihaan kelurahan.
Baca Juga: Minta Maaf saat Pakai Baju Tahanan BNN, Bobon Santoso: Jauhi Narkoba!
"Iya (di Tamalanrea). Saya sementara koordinasi dengan Lurahnya apa betul ada petugas kita yang sampai minta uang. Kalau betul, kita pecat karena mereka sudah dapat gaji dan uang BBM. Tapi mau kita kroscek dulu siapa orangnya," katanya.
(Sumber: Bestie.suara.com)
Berita Terkait
-
Telan Biaya Ratusan Juta, Pesta Pernikahan Anjing Super Mewah Bikin Jiwa Miskin Netizen Meronta: Ada Aqiqahan Juga?
-
Asyik Rangkul Cewek LC, Aksi Aris Ngemis di Jalan buat Party Bikin Iri Netizen: Anjir Kalah Gue
-
Ayah di Ciledug Simpan Mayat Bayinya di Freezer, Alasannya Bikin Menyayat Hati!
-
Popo Barbie Berakhir Ditangkap Gegara Bikin Konten Onani Pakai Manekin: Fetishnya Gak Ngotak!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Menafsir Ulang Kutukan Batu di Era Modern dalam Legenda Kelam Malin Kundang
-
7 Parfum Pria Elegan dan Tahan Lama, Murah Mulai Rp30 Ribu
-
4 Rekomendasi Body Lotion Indomaret yang Aman untuk Bumil
-
Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini
-
Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Nadiem Makarim Akui Tak Paham Birokrasi Usai Terseret Kasus Korupsi
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu