Nama Krishna Murti turut disorot setelah kasus kematian I Wayan Mirna Salihin pada 2016 lalu kembali diangkat dalam film dokumenter Netflix berjudul: "Ice Cold: Murder, Coffe, And Jessica Wongso."
Bukan tanpa sebab Krishna Murti namanya mencuat karena sempat menangani kasus Jessica saat dirinya masih menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
Otto Hasibuan pun mengungkit soal Krishna Murti yang kini sudah berpangkat jenderal di Polri. Otto masih ingat ucapan Krishna Murti saat membujuk keluarga Darmawan Salihin agar memberikan izin kepolisian untuk mengautopsi jenazah Mirna. Pasalnya, kata Otto, saat itu polisi tidak bisa melakukan penyelidikan jika jasad Mirna tak diautopsi.
"Dia membuat keterangan pers, waktu itu di rumah duka, ‘Saya datang ke sini untuk membujuk keluarga Darmawan Salihin supaya mayat ini diautopsi, karena kalau ada kecurigaan matinya seseorang yang tidak wajar maka harus dilakukan autopsi. Karena kalau tidak diautopsi maka kami tidak bisa melakukan penyidikan maupun penyelidikan. Oleh karena itu, kalau dia tidak mau, dia harus bikin pernyataan tidak mau dan karenanya case closed’,” kata Otto, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Minggu (8/10).
Otto pun mempertanyakan ucapan Krishna Murti yang disebutnya telah melakukan autopsi terhadap jenazah Mirna. Namun, ternyata, Mirna tidak dilakukan autopsi, hanya diambil sampel pada bagian lambungnya saja.
"Tapi apa yang terjadi? Ternyata tidak diautopsi (padahal) Krishna Murti mengatakan kalau tidak diautopsi, case closed," beber Otto.
Otto pun menganggap ada yang tidak beres dengan kepolisian ketika menangani kasus kematian Mirna.
"Dia bujuk supaya diautopsi, dia mau si Darmawan Salihin, tapi dia tidak autopsi. Apa yang Anda pikirkan? Ini kan mengerikan sekali. Sehingga saya bertanya dalam hati saya, kenapa Krishna Murti harus melakukan itu?" imbuhnya.
Otto Hasibuan dalam beberapa kesempatan memang kerap menyoal soal tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah Mirna. Ucapan Otto soal itu lantas ditanggapi serius oleh ayah Mirna, Darmawan Salihin.
Hal itu terungkap ketika Darmawan Salihin diwawancara dalam channel Youtube Karni Ilyas Club, Sabtu (7/10) kemarin. Saking gerah dengan ucapan itu, Darmawan Salihin pun mengultimatum Otto Hasibuan agar tidak asal ngomong.
Kepada Karni Ilyas, Darmawan Salihin awalnya mengungkit ucapan Otto yang menyebut jika Krishna Murti adalah orang pertama yang menyebut Mirna tewas karena racun sianida.
"Ini yang saya mau benerin dan dia hati-hati. Katanya lawyer pintar kok begitu ngomongnya," kata Darmawan Salihin.
Buntut dari ucapan itu, Darmawan pun mengaku sudah yang menyarankannya agar melaporkan Otto Hasibuan ke polisi. Dia pun menantang agar Otto Hasibuan bisa membuktikan ucapannya itu.
"Saya sudah dapat perintah untuk membuat laporan di Krimsus. Dia dapat dari mana itu, coba dia buktikan, nanti aja bicara sama polisi di Krimsus," tegas Darmawan.
Dia pun mengangagap jika Otto Hasibuan hanya mencari perkara karena dianggap sembarangan bicara. Pasalnya, saat ini Krishna Murti yang dulunya menangani kasus Mirna sudah menjadi jenderal bintang dua di kepolisian.
Tag
Berita Terkait
-
Istri Muda Dikabarkan Meninggal usai 3 Tahun Mirna Tewas, Darmawan Salihin Disorot: Kayak Sinetron Endingnya Susah Ditebak!
-
Alasan Iba, Ayah Mirna Selipkan Uang ke Ahli Jessica Wongso, Hotman Paris Murka: Kelewatan!
-
Larang Publik Nonton Netflix Gegara Dituding Adu Domba Kasus Kopi Sianida, Ayah Mirna Mulai Panik?
-
Sebut Botol Sianida Cuma Imajinasi, Ayah Mirna Salihin Ngaku Bersalah: Saya Minta Maaf, Lupakan Saja
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga