/
Rabu, 18 Oktober 2023 | 21:34 WIB
Viral! Tentara Israel Olesi Peluru Pakai Minyak Babi Agar Pejuang Hamas Tak Mati Syahid, Benarkah? (TikTok.)

Pasukan Israel hingga kini terus menggempur kawasan Gaza Palestina demi membalas serangan para gerliyawan Hamas pada sebelumnya. Sejak pecah perang antara Israel dengan kelompok Hamas, banyak bermunculan video di media sosial yang menampilkan kejadian peperangan tersebut.

Salah satunya video seorang tentara yang diunggah oleh akun TikTok @pengkhotbah1, beberapa waktu lalu. 

Berdasar narasi yang tertera dalam video, seorang tentara yang disebut berasal dari Israel sengaja mengoleskan pelurunya pakai minyak babi itu agar anggota Hamas tidak mati syahid setelah tertembak peluru tersebut. 

"Iseng banget tentara Israel, peluru-pelurunya dikasih minyak babi, biar Hamas kalau tertembak gak mati syahid, ga bisa ketemu 72 bidadari," demikian keterangan dalam video itu dilihat pada Rabu (18/10). 

Sontak video tersebut langsung menjadi sorotan hingga dikomentari lebih dari 4000 netizen. Namun, banyak yang menyebut syahid atau tidaknya seseorang adalah kehendak Allah semata.

“Minyak babi itu tidak bisa menentukan syahid atau tidak, hanya Allah SWT yang tau,” ucap netizen.

“Kalo makan babi nya haram, kalau peluru terkena minyak babi gak ada ngaruh cuy,” timpal netizen lain.

Ada juga yang menyebut bahwa tentara Israel sedang melawak.

“Ketika tentara Israel ngelawak,” tulis netizen disertai emoji batu.

Baca Juga: Sebut Prof Eddy Hiariej Sudah Berkata Jujur, Otto Hasibuan Girang: Thank You...

Namun setelah diusut, video tentara yang mengoleskan lemak babi pada peluru bukanlah anggota IDF melainkan tentara Ukraina yang sedang berperang dengan Rusia.

Diberitakan sebelumnya, dalam perang Rusia kontra Ukraina, tentara muslim dari Chechnya juga ikut bertempur membantu Rusia, Oleh sebab itu, tentara Ukraina mengolesi lemak babi ke pelurunya untuk melawan tentara muslim Chechya.

Video tersebut pun sudah diunggah lebih dari satu tahun yang lalu pada kanal Youtube Ukrainian National Guard.

Load More