Suara.com - Film Gunung Emas Almayer hasil produksi Indonesia dan Malaysia akan tayang perdana 6 November 2014 nanti. Film ini membawa kembali suasana Malaka pada akhir abad 19. Mulai dari kapal, infrasuktur bangunan, sampai busana yang dikenakan masyarakatnya di masa itu. Sam Siregar dari Rumah Produksi Media Desa Indonesia mengatakan, pihaknya sampai menggaet konsultan desain film Hollywood yang pernah terlibat di film Johnny Depp, Pirates of The Caribbean.
"Untuk kapal saja kita menggunakan jasa konsultan desain dari film Pirates of The Caribbean," kata Sam saat menggelar jumpa pers di Tea Spa, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2014).
Eksekutif Produser Rahayu Saraswati menambahkan, tak semua hasil desain itu berbentuk nyata, melainkan hasil spesial efek. Meski begitu, film tersebut diyakini akan berhasil membawa penonton larut dalam suasana abad 19.
"Untuk kapal spesial efek itu 8 persen, kita desain dan dimasukan ke film. 20 persen real. Ada juga kita sewa kapal yang biayanya 10 ribu dolar per hari," kata eksekutif produser Rahayu Saraswati.
Jumlah kru yang dilibatkan juga tak main-main. Ada ribuan kru yang tersebar dari beberapa negara. Sementara biaya yang digelelontorkan mencapai angka Rp 60 miliar.
Gunung Emas Almayer terinspirasi dari novel klasik Almayer's Folly karya Joseph Conrad yang terbit pada 1895. Film hasil adaptasi dari novel ini menceritakan tentang Kaspar Almayer, seorang pedagang dan arkeolog asal Belanda yang terobsesi menemui gunung emas. Dia hidup di Malaka pada abad 19.
Film ini disutradarai oleh U-Wei Bin Haji Saari. Sementara yang membintanginya antara lain Peter O`Brien, Sofia Jane, Rahayu Saraswati, aktor senior El Manik dan Alex Komang, Adi Putra, Diana Danielle, Khalid Salleh, Bront Palarae, dan Sabri Yunus. (Yazir Farouk)
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan
-
Sah! Detail Mahar Jennifer Coppen dari Justin Hubner: Emas Belasan Gram hingga Uang Ribuan Euro
-
Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar