Suara.com - Grup musik legendaris Krakatau akan merilis album barunya sebelum akhir tahun ini. Grup band yang diawaki Gilang Ramadhan dan Indra Lesmana ini menjanjikan satu yang berbeda dalam album baru yang kini sedang digodok ini.
"Konsep masih sama seperti yang dulu, tetapi kami sekarang tentu lebih dewasa dalam bermain musik, memang memainkan musik dan aransemen yang sama, tetapi ada kepekaan rasa," kata anggota Krakatau Gilang Ramadhan di Jakarta, Sabtu (13/6/2015).
Gilang mengatakan album baru tersebut akan berisi 10 lagu yang terdiri atas lagu baru dan lagu hits lama, seperti "Gemilang" dan "Kau Datang" yang diaransemen ulang.
"Ada lagu lama kami bawakan lagi, jadi mengaransemen ulang lagu lama karena fans kami mulai anak-anak sampai bapak-bapak. Biasanya penonton kalau nonton mereka bawa anaknya malah cucu juga," ujar Gilang.
Bapak tiga anak itu mengatakan genre lagu-lagu yang diusung Krakatau dalam album itu adalah "musik Krakatau", yakni perpaduan kontribusi enam anggota dengan kekhasan masing-masing.
Dengan adanya album baru, ia menuturkan Krakatau ingin kembali hadir menghibur masyarakat dengan terus berkarya di industri musik.
"Kami berenam bersahabat dari 1985 dan kami masih ingin terus berkarya di industri musik, jadi kami ingin 'comeback' dan masih bisa bermusik dan menghibur masyarakat," kata dia.
Kini Krakatau beranggotakan Dwiki Dharmawan di keyboard, Pra Budi Dharma di bass, Trie Utami di vokal, Indra Lesmana di keyboard, Donny Suhendra di gitar dan Gilang Ramadhan di drum.
Band tersebut terakhir kali mengeluarkan album bertajuk "2 World" yang berisi 11 lagu pada 2006. Selain itu, band itu telah meluncurkan album "Krakatau" (First Album) pada 1986, "Krakatau" (Second Album) pada 1987, "Kembali Satu" pada 1990, "Let There Be Life" pada 1992, "Mystical Mist" pada 1994, "Magical Match" pada 2000 dan "Rhythm of Reformation" pada 2005. (Antara)
Berita Terkait
-
Krakatau Steel Pasang Target Pendapatan 1,6 Miliar Dolar AS Tahun Ini
-
Krakatau Steel: Jaringan Gas Kunci Ekspansi Industri di Cilegon
-
Pemerintah Kenakan Tarif Impor Baja China Jadi 17,5 Persen
-
Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026
-
Pengiriman Perdana Proyek Pipa Gas DumaiSei Mangkei Dimulai, Total Jaringan Capai 540 Kilometer
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Bukan Cuma Legging, Salmafina Sunan Ungkap Penyebab Perceraian dengan Taqy Malik
-
Viral Lagu 'Erika' dari Mahasiswa Tambang ITB Dikecam karena Liriknya Mesum
-
Prabowo Beri Kejutan Ulang Tahun Seskab Teddy di Paris, Netizen: Berasa Drama Kerajaan
-
Kenapa Ibu Jupe Minta Tolong Raffi Ahmad Beli Apartemennya? Ternyata Ingat Wasiat Almarhumah
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
-
Cinta Laura Desak Kasus Pelecehan Seksual FH UI Diusut, Minta Maaf Tak Cukup
-
Kemarin Ketakutan, Clara Shinta Kini Ngaku Tak Terancam Senjata Api Laras Panjang Suami
-
Soroti Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Melanie Subono: Itu Bukan Candaan!
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
El Rumi dan Syifa Hadju Urus Berkas di KUA, Akad Nikah Fix Digelar di Bali?