Suara.com - Dua film produksi Indonesia berhasil meraih dua penghargaan terbaik, masing-masing untuk kategori film dokumenter terbaik dan soundtrack music terbaik di ajang Festival Film Hainan Jalur Sutra Maritim Abad 21.
Film "Biji Kopi Indonesia" atau dialih bahasakan menjadi "Aroma of Heaven" ditetapkan sebagai film dokumenter terbaik, sedangkan Film berjudul "Sokola Rimba" ditetapkan sebagai film dengan The Best Soundtrack Music," demikian pernyataan tertulis KBRI Beijing yang diterima Antara di Beijing, Sabtu, (20/6/2015).
Pemberian penghargaan 2015 Hainan (21st Century Maritime Silk Road) Film Festival, merupakan penghargaan yang tinggi dan terhormat untuk karya-karya film di Tiongkok dan film asing yang berada di wilayah Asia khususnya pada jalur sutera.
Untuk film Cina yang terdaftar ikut dalam festival itu sebanyak 150 film. Dari jumlah itu, 46 judul film masuk dalam beberapa nominasi.
Negara-negara asing di wilayah jalur sutra maritim yang ikut mendaftarkan filmnya sebanyak tujuh negara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, India, Singapura, Sri Lanka dan Itali.
Jumlah film asing yang masuk nominasi delapan film salah satunya dari Indonesia dengan film Skola Rimba dan Aroma of Heaven.
Negara-negara lainnya yang filmnya masuk nominasi seperti Malaysia dengan film the Journey, Terbaik dari Langit dan Nine-mine Fragrance, disusul oleh Thailand dengan film Yes or No, selanjutnya Singapura dengan film the Frogmen, Itali dengan film Maritime Silk Road.
Ada lima kategori pemberian penghargaan film dalam festival tersebut yaitu Best Film making Technology Award, Best Film Acting Award, Best Film Making Award, Best Picture Award, Best film Award.
"Sokola Rimba" yang disutradarai Riri Reza diangkat dari pengalaman nyata aktivis pendidikan Butet Manurung yang mengabdikan dirinya mengajar membaca dan berhitung kepada anak-anak Suku Anak Dalam yang tinggal di pedalaman hutan di provinsi Jambi.
Pengalamannya telah dituangkan dalam buku berjudul Sokola Rimba yang terbit pertama kali pada tahun 2007. Tata musik untuk film tersebut dibuat oleh Aksan Sjuman, yang hadir langsung untuk menerima penghargaan.
Sementara Film Biji Kopi Indonesia arahan sutradara muda Budi Kurniawan, produksi Perum Produksi Film Negara (PFN), Budfilm, Traffic Production, GoodNews Filma, menampilkan profil kopi Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Beijing Santo Darmosumarto mengatakan prestasi Indonesia di festival film di Hainan, Cina ini dapat menjadi ajang bagi insan film kedua negara saling bekerja sama.
"Melalui film, masyarakat kedua bangsa juga dapat saling mengenal budaya dari masing-masing negara, sehingga ada saling pemahaman yang utuh dari masyarakat Indonesia dan Cina," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Surat Cinta di Hari Film Indonesia
-
Komisi VII DPR Sentil Industri Film Nasional: 60 Persen Dikuasai Kelompok Tertentu, Dugaan Monopoli?
-
Warisan Puing-Puing: Nasib PFN di Tangan Ifan Seventeen, Mampukah Bangkit?
-
Sehari di Belakang Layar Sinema, Mendekatkan Masyarakat dengan Dunia Film Tanah Air
-
Perkembangan Industri Film Indonesia dan Refleksi Hari Film Nasional Ke-74
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan