Suara.com - Robby Abbas, mucikari yang kini menjadi terpidana kasus prostitusi artis, menyimpan dendam. Dia merasa dijadikan kambing hitam karena menanggung perbuatannya sendirian di dalam bui.
Kuasa hukum Robby, Pieter Ell, mengatakan Robby berjanji bakal membeberkan siapa saja artis yang pernah bekerja dengannya dalam praktik prostitusi, termasuk TM, setelah bebas nanti.
"Obbie (sapaan akrab Robby) memang pernah mengungkapkan itu ke saya. Ucapan itu sama seperti apa yang dia ungkapkan ke saya saat di Polres dan tahanan. Dia memang mau buka itu," kata Pieter dihubungi Senin (28/12/2015).
"Kecewa dia (Robby). Seperti dibuang begitu saja, tidak dianggap. Dia dikambinghitamkan. TM mengaku tidak kenal Obbie, padahal saya lihat sendiri capture di HP Obbie kalau TM minta job itu setiap minggu," Pieter menambahkan.
Sebelumnya, Pieter pernah memperlihatkan nama TM dan SB yang ada di dalam Berita Acara Pemeriksaan kepada wartawan. Di dalam keterangan yang tercantum, Robby mengaku mengenal kedua artis tersebut.
Tak cuma di situ, saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hakim ketua Muchtar Effendi menyebut TM pernah 'dijual' Robby. Hakim juga membeberkan tarif TM, yakni Rp25 juta. Robby menerima Rp5 juta dari nilai itu.
"Kan memang sudah dibuka semua di persidangan. Ini isi putusan loh. Masih mau nyangkal juga?," ujar Pieter.
Ketika kasus ini masih bergulir, cuma artis Amel Alvi yang memberikan kesaksian di persidangan Robby. Saat datang ke pengadilan, Amel menutupi wajahnya dengan cadar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga