Suara.com - Penyanyi Ashanty Siddik Hasnoputro Hermansyah menyesalkan 14 pelaku pemerkosa siswi SMP, Yuyun (14) hanya dikenakan pasal Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Istri dari Anang Hermansyah itu melayangkan protes melalui akun Twitternya. Ashanty membandingkan para pemerkosa itu dengan bandar narkoba yang divonis hukuman mati.
"Masa cuma bandar narkoba yang dihukum mati, pls lah pembuhan keji dan pemerkosaan pada anak terutama itu lebih biadab," tulisnya diakhiri emoji orang menangis, pada lima jam lalu.
Perempuan yang tengah hamil anak kedua ini juga ikut mengkampanyekan hukuman mati kepada 14 pelaku di Instagram dengan mengunggah gambar seorang perempuan memegang kembang api dan disertai tulisan Saya Bersama Yuyun #nyalauntukyuyun.
"Di saat kita merayakan #hardiknas, ada anak usia 14 tahun yang dirampas masa depan dan hidupnya. Diperkosa 14 orang dan dibunuh!," begitu penjelasan ibu dari Arsy ini.
Dia lalu menambahkan dengan penjelasan:
"Yuyun, anak SMP 14 tahun meninggal diperkosa 14 laki-laki di perjalanan pulang sekolah hanya karena mereka mabuk dan ingin. 14 laki-laki ini hanya terancam hukuman 15 tahun penjara, and they'll be released from jail in their 30s.
"Bila kamu merasakan perih yang kami rasakan, artinya kamu masih manusia yang masih punya nurani. Apa yang terjadi pada Yuyun bisa terjadi pada semua perempuan. Jangan biarkan berita ini tenggelam. Say it loud and clear: sexual violence must end right now!"
Namun, tampaknya hukuman mati sulit dilakukan untuk semua tersangka karena lima dari 14 pelaku masih berusia di bawah umur. Walaupun pelaku anak-anak sudah disidang, dua pelaku lainnya masih buron.
Yuyun sendiri diperkosa 14 orang yang tengah mabuk tuak pada tanggal 2 April 2016 di Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Usai diperkosa, korban dicekik hingga tewas dan jenazahnya dibuang ke kebun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kasus Zina Jalan Terus, Insanul Fahmi Tunggu Digugat Cerai Istri Sah
-
Istri Sah Bongkar Foto Mesra Artis DK dan Eks Pejabat AD
-
Siapa Randy Permana? Pengungkap Dugaan Bisnis Wakaf Alquran Taqy Malik di Tanah Suci
-
Klarifikasi Isu Cerai, Nia Ramadhani: Anak-Anak Saya Jadi Tahu...
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings