Suara.com - Menteri pendidikan Anies Baswedan mendukung tayangnya film Mars yang dibintangi Acha Septriasa. Film ini mengisahkan tentang anak kurang mampu yang berhasil kulih di Oxford, Inggris.
"Dalam cerita ini bukan hanya meraih mimpi tapi pesan yang harus dibawa kemana mana adalah mari lampaui mimpi. Anak kita harus kita dorong lampaui mimpi," ujar Anies ditemui saat perayaan ulangtahunnya dan nonton bareng Mars di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2016).
Teuku Rifnu Wikana sebagai salah satu pemain Mars setuju dengan pendapat Anies Baswedan bahwa siapapun berhak meraih mimpinya.
"Kadang kita men-judge, kalau sudah miskin ya sudah. Di film ini tidak, setiap orang berhak meraih cita-cita," tegasnya.
Dalam film ini Acha diceritakan anak kurang mampu yang berasa dari Gunung Kidul. Namun dia memiliki ibu yang sangat mendukung pendidikannya hingga bisa kuliah di Oxford University, yang dikenal sebagai salah satu universitas tertua di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan