Suara.com - Kasman Sangaji, pengacara penyanyi dangdut Saipul Jamil membantah keras pernah berkomunikasi dengan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Dolly Siregar yang menangani kasus kliennya. Dia juga mengklaim tak pernah membicarakan uang suap perkara tersebut.
"Nggak tahu saya, karena saya yang paling keras yang berhubungan dengan begitu-begituan (bicarakan uang perkara)," kata Kasman usai menandatangani perpanjangan masa tahanan di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2016).
Selain bantahan kenal Dolly, dia juga mengaku tak tahu hubungan rekannya, Bertha dengan Dolly. Dalam pertanyaan pemeriksaan oleh penyidik KPK, kata Kasman, tak dibahas soal ini.
"Alhamdulilah, sampai hari ini saya tidak mengetahui apa-apa komunikasi mereka. Saya juga belum ditanyai soal itu. Saya dimintai sebagai saksi terkait perkara yang saya tangani," kata Kasman.
Kasus dugaan suap panitera PN Jakarta Utara oleh pengacara Ipukl-begitu saipul Jamil akrab disapa, terungkap lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Keempat tersangka dicokok saat melakukan transaksi untuk meringankan vonis Ipul. Dari tangan Rohadi, KPK menyita uang senilai Rp250 juta, setengah dari besaran yang telah disepakati antara kedua belah pihak yakni Rp500 juta.
Sebelum ditangkap KPK, Ipul divonis tiga tahun penjara oleh KPK dalam kasus pencabulan laki-laki dibawah umur berinisial. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut tujuh tahun penjara dengan denda Rp100 juta sesuai Pasal 82 UU Perlindungan Anak.
Namun sebenarnya, Ipul didakwa dengan tiga dakwaan secara alternatif, yakni Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 290 KUHP, atau 292 KUHP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap