Suara.com - Siapa yang hari ini tak kenal lagu jenaka "Pen-Pineapple-Apple-Pen" (PPAP) dari Jepang? Durasinya kurang dari 45 detik. Jumlah variasi kata dalam liriknya hanya enam. Tetapi video lagu itu kini sudah dikenal dan dinyanyikan dalam berbagai versi di dunia, termasuk di Indonesia.
Keberhasilan lagu itu membuat komedian Piko-Taro dan DJ Daimao Kosaka - dua seniman di balik lagu itu - dianugerahi penghargaan dari Guinness World Records karena PPAP dinobatkan sebagai lagu tersingkat yang pernah menembus Billboard Hot 100 - daftar tangga lagu berisi 100 single terlaris di AS.
Piko-Taro, yang menerima penghargaan itu di Tokyo, Jepang, Jumat (28/10/2016), mengatakan dia terkejut melihat reaksi dunia terhadap lagunya.
"Dulu saya terbiasa tampil dengan disaksikan satu atau tak ada penonton sama sekali," canda seniman 43 tahun itu, "Dan kemudian ini terjadi. Internet memang luar biasa."
PPAP diproduksi dengan biaya 100.000 yen atau sekitar Rp12 juta dan mulai viral di internet sejak September lalu di kawasan Asia. Tetapi ketika Justin Bieber, penyanyi remaja AS, mengunggah video itu di Twitter-nya pada akhir September, PPAP menjadi semakin dikenal.
"Saya harus berterima kasih pada 'Justin effect' dan saya sangat ingin melihat dia menyanyikan versinya sendiri dari lagu itu," ujar Piko-Taro.
Di YouTube lagu tersebut sudah disaksikan lebih dari 67 juta kali. Secara total di internet, lagu itu sudah diputar sebanyak lebih dari 400 juta kali.
Sebelumnya Piko-Taro dinobatkan sebagai seniman Jepang pertama yang lagunya berhasil masuk dalam Billboard Hot 100 sejak Seiko Matsuda, dengan lagunya "The Right Combination" menembus tanggal lagu itu pada 1990.
Selain menerima penghargaan, Piko-Taro di hari yang sama juga meneken sebuah kontrak yang terkait pemasaran lagunya secara digital di Asia dan sebagian Eropa.
Tetapi ketika ditanya soal kemungkinan menggelar konser dunia, Piko-Taro memberikan jawaban ringan.
"Begini, itu adalah lagu saya satu-satunya dan durasinya kurang dari satu menit. Kalian serius ada yang mau menyaksikan konser itu?" [The Guardian]
Berita Terkait
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Turnamen Internasional Free Fire FFWS Global Finals 2025 Cetak Rekor Dunia
-
Honor of Kings Pecahkan Rekor Dunia Penonton Esports Terbanyak
-
Selamat! Serial The Boys Dianugerahi Dua Penghargaan Guinness World Record
-
Cristiano Ronaldo Masuk Guinness World Record usai Tembus 200 Caps Bareng Portugal
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
-
Arya Khan Bongkar Gaya Hidup Pinkan Mambo yang Boros, Dikasih Rumah Malah Pilih Sewa Mahal
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan