Suara.com - Komponis terkemuka Indonesia, Ananda Sukarlan, menggandeng musisi Australia Djakapurra Munyarrun untuk tampil bersama di Jakarta dalam rangka peringatan Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia, Bradley Armstrong, mengatakan, konser ini menunjukkan hubungan sejarah kerja sama yang panjang antara warga Australia dan Indonesia yang telah ada sejak abad 18.
Konser bertajuk "Voyage to Marege" itu digelar pada 31 Agustus 2017 di Taman Ismail Marzuki. Salah satunya, untuk merayakan ikatan antara Australia dan Indonesia.
"Koneksi pribadi yang mendalam antara warga Australia dan Indonesia telah menjadi dasar yang kuat untuk hubungan yang kukuh antara dua negara," kata Armstrong dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti diwartakan Antara, Selasa (8/8).
Koneksi itu, selanjutnya menginspirasi tema konser itu yang mengambil nama dari istilah Makassar untuk Arnhem Land di bagian utara Australia.
Konser "Voyage to Marege" terinspirasi dari koneksi antara masyarakat Yolngu dari Timur Laut Arnhem Land dan para pedagang Bugis dari Makassar.
Sebelumnya, di awal 2017, Ananda Sukarlan melakukan perjalanan ke Australia dan mengunjungi masyarakat Yolngu untuk mempelajari kebudayaan, tradisi dan musik mereka.
Dalam kunjungan itu Ananda juga berjumpa dengan Djakapurra Munyarrun, musisi pribumi Australia yang akan tampil sebagai salah satu solois dalam konser tersebut.
Konser itu adalah bentuk penghargaan untuk perjuangan bangsa Indonesia untuk kemerdekaan, dan satu perayaan hubungan antarwarga kedua negara yang terus tumbuh. Warga Ibu Kota diundang dalam acara tersebut, dan tidak ditarik biaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak