Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut berduka atas meninggalnya Made Indra Dwiputra, pembetot bass grup band Navicula. Ungkapan duka cita disampaikan lewat akun Twiter KPK pada hari ini, Selasa (27/3/2018).
"Indonesia kembali kehilangan salah satu pejuang antikorupsi. Selamat jalan Made Indra @naviculamusic . Terima kasih atas dukungannya yang tak pernah henti untuk KPK dan pemberantasan korupsi!," cuit akun KPK berlamat KPK_RI.
Cuitan itu juga disertakan foto mendiang Made yang tengah memainkan bass-nya. "Semoga segala kebaikannya diterima di sisi Yang Maha Kuasa," demikian tulisan di foto itu.
Navicula merupakan band asal Bali yang cukup vokal mengampanyekan perlawanan terhadap korupsi di Indonesia. Salah satu bentuk dukungannya kepada KPK adalah lagu mereka yang berjudul Mafia Hukum.
Sebelumnya, Made mengalami kecelakaan mobil bersama pasangannya, Afiriana Dewi di Gianyar, Bali pada 24 Maret lalu. Afi langung meninggal dalam kecelakaan itu.
Sementara Made sempat dibawa ke RS Sanglah, Denpasar, dalam kondisi kritis. Dua hari berjuang di masa kritis, tepatnya pada Senin (26/3/2018) pukul 18.25 Wita, Made menghembuskan nafas terakhirnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar
-
Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi
-
5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat
-
KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper
-
Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah