-
Dunia musik berduka atas meninggalnya Sam Rivers, bassist Limp Bizkit, pada 18 Oktober 2025 di usia 48 tahun.
-
Laporan terbaru mengungkap bahwa kematiannya diklasifikasikan sebagai attended death, menandakan ia mungkin sedang berada dalam pengawasan medis sebelum wafat.
-
Rekan-rekan bandnya menyebut Rivers sebagai “detak jantung Limp Bizkit”, mengenangnya sebagai sosok yang menjadi jiwa dan ritme di balik musik mereka.
Suara.com - Dunia musik rock masih diselimuti duka mendalam atas kepergian Sam Rivers, bassist jenius sekaligus salah satu pilar utama band nu-metal legendaris, Limp Bizkit.
Setelah kabar kematiannya pada Sabtu, 18 Oktober 2025, di usia 48 tahun mengguncang para penggemar, kini detail mengenai momen-momen terakhir sang musisi mulai terungkap ke publik.
Detail baru yang dirilis oleh People dan TMZ pada Rabu (22/10/2025) melukiskan gambaran yang lebih jelas.
Tim medis darurat dari St. Johns County dilaporkan menerima panggilan genting mengenai individu yang tidak responsif akibat henti jantung di kediaman sang musisi.
Ketika petugas tiba di lokasi, mereka menemukan Rivers sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Namun, ada satu fakta kunci yang memicu banyak pertanyaan. Secara mengejutkan, pihak berwenang mengklasifikasikan insiden ini sebagai attended death atau kematian yang diawasi.
Istilah ini biasanya merujuk pada situasi di mana seseorang meninggal dunia di bawah pengawasan medis, seperti di fasilitas perawatan paliatif atau hospice.
Klasifikasi ini seolah mengisyaratkan bahwa Rivers mungkin telah berada dalam suatu bentuk perawatan sebelum wafat, sebuah detail yang sebelumnya tidak diketahui publik.
Hingga kini, penyebab resmi kematiannya masih belum diumumkan, membiarkan misteri menyelimuti kepergiannya yang mendadak.
Baca Juga: Kabar Duka, Ika Zidane Dubber Doraemon dan Ninja Hatori Meninggal Dunia
Kehilangan ini meninggalkan luka yang sangat dalam bagi rekan-rekannya di Limp Bizkit.
Melalui sebuah unggahan yang menyentuh di akun Instagram resmi mereka, Fred Durst, Wes Borland, John Otto, dan DJ Lethal menyebut Rivers bukan sekadar rekan, melainkan detak jantung kami.
"Hari ini kami kehilangan saudara kami. Teman satu band kami. Detak jantung kami," tulis band tersebut dalam sebuah pernyataan yang emosional.
"Keajaiban sejati, ritme di balik setiap lagu, ketenangan di tengah kerusuhan, dan jiwa dalam suara kami," sambungnya lagi.
Pernyataan tersebut menunjukkan betapa vitalnya peran Rivers dalam DNA Limp Bizkit.
Ia bukan hanya seorang pemain bass ia adalah fondasi ritmis yang menjadi ciri khas musik mereka yang agresif dan penuh energi.
Berita Terkait
-
Profil Sam Rivers Pemain Bass Limp Bizkit, Sempat Tinggalkan Band karena Liver
-
Bassis Limp Bizkit, Sam Rivers Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan ABG Perempuan di Cilincing: Dijebak, Dicekik, Lalu Dilecehkan
-
Viral Lubang Raksasa Telan Truk dan Rumah Sakit di Bangkok Thailand, MRT Terancam
-
Saat Api Melalap Asrama Polsek Serpong, Sri Kartini Selamatkan 'Harta' Paling Berharga
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
-
Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut