Suara.com - Penyanyi dangdut Dewi Perssik dan Rosa Meldianti, seteru sekaligus keponakannya tak bertemu meski mereka sama-sama di dalam gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (19/11/2018).
Kuasa hukum Meldi mengatakan pihaknya tak memedulikan kehadiran Dewi Perssik. Sebab, kehadirannya di sana hanya ingin menyerahkan barang bukti terkait laporanya terhadap Depe-sapaan akrab Dewi Perssik.
"Hari ini kita kordinasi aja soal barang bukti dan lain-lain dan minta hadir lagi pada Rabu," katanya.
"Nggak sempat ketemu," ujar Meldi menimpali.
Terlepas dari itu, Meldi berharap laporannya bisa terus ditangani polisi sampai ke pengadilan.
"Saya serahkan semua semua ke kuasa hukum, doain aja yang terbaik," kata Meldi.
Sementara, di kesempatan lain, Dewi Perssik mengaku sengaja menghindar dari Meldi. Sebab, dia khawatir tak bisa mengontrol emosi jika melihat keponakannya itu.
"Kalau saya bertatapan langsung yang ada saya akan gaplok," kata Depe.
Baca Juga: Janin Sudah Terlihat Jelas, Nikita Mirzani Sempat Khawatirkan Ini
Awal perseteruan mereka berawal dari keinginan Meldi yang ngebet menjadi seorang artis.
Sebagai tante, Dewi Perssik sudah berusaha membantu mengorbitkan Meldi. Sayangnya, produser menolak Meldi untuk jadi penyanyi.
Dari sana, keduanya saling sindir di media sosial. Hingga akhirnya, Meldi menyebut payudara dan bokong milik Dewi Perssik adalah palsu.
Akibatnya, Meldi dilaporkan Dewi Perssik dengan pasal pencemaran nama baik dan fitnah. Belakangan, Meldi juga sudah melaporkan balik .
Berita Terkait
-
Dakwaan Batal, Dokter Tifa Ngaku Sudah Siapkan 709 Dokumen Jika Eksepsinya Ditolak Hakim
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan
-
Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka
-
Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden
-
Polisi Sita 18 Motor Curian, Komplotan Curanmor Bersenjata Api Rakitan Dibekuk di Sumedang
-
Semakin Diterima Luas, Truk Listrik Fuso eCanter Diserahkan ke Konsumen di GIIAS 2026
-
Digugat Praperadilan, KPK Siap Hadapi Pejabat BPK Titin di PN Jaksel
-
BRI Bagikan Voucher Shopee Rp100 Ribu, Cek Syaratnya
-
Sambut HUT RI ke-81, Lorong Merah Putih 650 Meter Hiasi Tasikmalaya
-
Dendam dan Cinta yang Destruktif dalam Novel Wuthering Heights
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah