Suara.com - Drummer Ikmal Tobing memberi klarifikasi terkait foto dirinya saat bersama musisi Ahmad Dhani di dalam Lapas Medaeng yang sudah diunggahnya di media sosial kemudian dihapus. Menurut Ikmal, foto tersebut dihapus lantaran dirinya malas menghadapi warganet.
“Iya itu gua hapus aja. Karena biasa kan netizen rese. Padahal gua sudah bikin status soal penjelasan foto itu,” ucap Ikmal di Chics Music, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2019).
Anak dari musisi Jelly Tobing itu menyebut foto itu dipotret menggunakan telepon genggam milik Kepala Lapas Medaeng. Bukan menggunakan telepon miliknya yang diizinkan dibawa masuk saat menjenguk.
“Kan kata netizen gua masuk bawa HP. Padahal, itu difoto sama Kepala Lapas pakai HP-nya dia. Dan terus dikirim ke hape gua, baru gua upload. Tapi yaudahlah ya,” ujarnya.
Sebelumnya, Drummer berambut mohawk itu mengunggah kebersamaannya dengan Ahmad Dhani saat sedang menjenguk di Lapas Medaeng. Dalam foto yang diunggah, Ikmal Tobing dan Ahmad Dhani sama-sama menggunakan kaos berwarna hitam.
Keduanya sama-sama menatap ke arah kamera. Ikmal Tobing menyandarkan satu tangannya di bahu Ahmad Dhani, sementara sang sahabat menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
Ikmal Tobing menjenguk Ahmad Dhani karena kebetulan sedang berada di Surabaya untuk keperluan manggung. Sebelum kembali ke Ibu Kota, dia menyempatkan diri menemui Ahmad Dhani Dhani.
“Kelar manggung tadi malam di Surabaya, sebelum pulang ke Jakarta sekalian nengokin vokalis saya di band TRIAD .. Keep strong pak D," tulis Ikmal Tobing di foto yang diunggahnya tersebut.
Baca Juga: Ahmad Dhani Dijamin Tokoh Nasional untuk Dapat Penangguhan Penahanan
Berita Terkait
-
Ikmal Tobing Kaget Temukan Bakat Drummer Muda
-
Fadli Zon Jadi Penjamin untuk Ahmad Dhani agar Bisa Nafkahi Mulan Jameela
-
Tanpa Ahmad Dhani, Intip 4 Momen Seru Ulang Tahun Safeea
-
Bantah Berpolitik, Al Ghazali Dipastikan Bantu Kampanye Ahmad Dhani
-
Ahmad Dhani Dijamin Tokoh Nasional untuk Dapat Penangguhan Penahanan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Penjelasan 4 Teaser Avengers: Doomsday, Petunjuk Awal Perang Terbesar di MCU
-
6 Film Terbaru Jerome Kurnia, Penerbangan Terakhir Lagi Tayang di Bioskop
-
Benarkah Skrip Stranger Things 5 Pakai ChatGPT?
-
Eksistensi Arif Brata: Antara Akting, Jati Diri Komika, dan Pandangan Materi 'Pinggir Jurang'
-
Sinopsis Siren's Kiss, Park Min Young Terjerat Kasus Penipuan Asuransi Berujung Maut
-
7 Panduan Lengkap War Tiket BTS Jakarta 2026, Dari Presale hingga Hari-H
-
Series Cinta Mati Dinilai Mirip Kisah Aurelie Moeremans, Tayang di WeTV
-
Skandal di Balik Nussa, Dugaan Perselingkuhan Kreator Berujung Sengketa IP
-
Mulai Hari Ini, Film Bidadari Surga Gelar Promo Buy 1 Get 1 di m.tix, Serbu Sebelum Kehabisan
-
Secrets Drama Thriller Terbaru Netflix, Angkat Resiliensi Mantan Pekerja Seks