Suara.com - Pemain bass band Boomerang, Hubert Henry Limahelu ditangkap dalam kasus narkotika oleh Satreskoba Polrestabes Surabaya, Minggu (15/6/2019). Dalam keterangan pers yang digelar kepolisian, Jumat (21/6/2019), Henry mengaku menggunakan ganja untuk mengobati penyakit brongkitis yang dideritanya.
Dalam hal ini, pria kelahiran Surabaya 8 September 1968 ini ingin menyampaikan sesuatu kepada orang nomor 1 di Indonesia, Presiden Joko Widodo.
"Tentang ganja ini aku pengin ngomong, khususnya pada R 1 Presiden Jokowi merevisi undang-undang khususnya golongan satu ganja. Karena saya sempat terkena bronkitis, terus aku pakai medical dan aku sembuh," kata Henry kepada wartawan.
Henry mengungkapkan, ia menderita brongkitis karena sering kering berkeringat saat tampil di atas panggung. Namun keringat tersebut sering mengering di badan dan membuatnya terkena penyakit dengan nama lain paru-paru basah tersebut.
"Karena saya habis show karena lantaran baju ini, penuh keringat langsung masuk mobil, kering di badan. Kena AC kan flek, mungkin karena itu makanya timbul gejala bronkitis, paru-paru basah. Karena diagnosa yang sangat menakutkan. Akhirnya setahun harus mandi air panas, setelah itu saya nggak pakai ganja dan benar-benar clear," jelasnya.
Henry menambahkan, jika dirinya mendapat informasi kalau ganja bisa mengobati brongkitis, dan ia membuktikannya sendiri.
"Aku coba dari baca di sebuah artikel bahwa itu sebuah medical. Coba lagi pakai tanpa campur tembakau, akhirnya flek itu hilang dan aku normal," ungkapnya.
Henry kembali menegaskan jika penyakitnya sembuh setelah mengunakan ganja. Ia berharap bisa dijadikan bahan riset kesehatan.
"Aku minta tolong bapak Presiden Jokowi, tolong ini bisa dipakai edukasi dan bisa dibuat medical yang manfaat, banyak kok," ungkap Henry.
Baca Juga: Basis Boomerang Ditangkap, Setelah Polisi Menciduk Bandar Ganja
Henry juga mengatakan jika dirinya mewakili sesama penguna ganja untuk kepentingan medical, agar ganja masuk golongan I agar ditinjau kembali.
"Aku cuman mewakili teman-teman tolong ditinjau kembali, ganja sebagai golongan I, dan mungkin aku berharap bisa legalis, berharap itu. Cuma itu sederhana sajam dan bukan ingin dibela," katanya menegaskan.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan