Suara.com - Sunan Kalijaga menuding para kru Rumpi Trans TV sudah membuat berbagai rekayasa terkait wawancara putrinya, Salmafina Sunan. Bahkan menurut Sunan, pihak Rumpi juga melakukan pemaksaan terhadap Alma, sapaan Salmafina.
Sunan Kalijaga mengungkapkan bahwa awalnya Salmafina Sunan tak mau diwawancarai Rumpi Trans TV. Tayangan yang dipandu host Feni Rose itu bahkan sampai merayu Alma sampai empat kali, hingga janda Taqy Malik itu akhirnya luluh dan mau diwawancarai.
"KPI agar menyikapi laporan kami. Kenapa demikian, karena sebenarnya putri Sunan, Salmafina tidak hadir dalam acara tersebut. Tapi beberapa kali didesak diajak terus," kata pengacara Sunan Kalijaga, Agustinus Nahak, usai melakukan pelaporan ke KPI, Jumat (19/7/2019).
"Jadi ada bukti berupa WhatsApp yang kami berikan, bahwa sebenarnya Salma tidak mau habir di acara itu. Sampai empat kali menolak. Tapi karena ada bujuk rayu, didesak, akhirnya Salma mau hadir di situ," sambung Agustinus.
Selain itu menurut Agustinus, Rumpi Trans TV juga banyak melakukan reyakasa alias setingan. Salah satunya misalnya, kalung salib yang dipakai Salmafina Sunan selama wawnacara berlangsung. Padahal menurutnya, Salma tidak punya kalung seperti itu.
"Ini ada desain yang besar dan berpotensi SARA tinggi. Lambang salah satu agama dipertontonkan. Ini bukan maunya Salma, tapi disuruh oleh tim Rumpi. Ini yang salah. Sudah bicara privasi, pindah agama, dan lambang agama yang disorot terus. Padahal itu tidak dipakai, tapi disuruh dipakai," ungkap Agustinus Nahak.
Menurut Agustinus, apa yang ia sampaikan berdasarkan pernyataan Salmafina Sunan sendiri.
"Sebelum datang ke sini kami sudah wawancara dengan Salmafina. Bahwa memang dia disuruh untuk memakai salah satu lambang keagamaan tersebut," jelas Agustinus.
Baca Juga: Sunan Kalijaga Minta Agar Tayangan Rumpi Trans TV Dihentikan
Berita Terkait
-
Simpang Siur Jabatan Ayu Aulia Terjawab: Pengurus Ormas, Bukan Pegawai Kementerian
-
Klarifikasi soal Jadi Tim Kreatif Menhan, Netizen Salfok Gaya Bicara Ayu Aulia seperti Orang Mabuk
-
Ada Apa dengan Cita Citata? Kasus Penganiayaan Mendadak Mencuat
-
Trauma Nikah Singkat, Salmafina Sunan Punya Aturan Ketat Buat Calon Suami: Harus Mau ke Psikolog
-
Sunan Kalijaga Masih Tak Terima Anaknya Dicampakkan, Ingat Lagi Kisah Cinta Taqy Malik dan Salmafina
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Bintangi Film Setannya Cuan, Ben Kasyafani Sempat 10 Kali Ulang Adegan di Tengah Hujan
-
Angkat Kearifan Lokal, Film Timun Mas in Wonderland Siap Hadir di Bioskop
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino