Suara.com - Aktor laga Cecep Arif Rahman selama ini dikenal sebagai aktor yang kerap memerankan tokoh bengis dalam berbagai film yang dibintanginya. Namun di film Gundala, aktor 46 tahun ini malah menjadi seorang penari. Seperti apa yah?
"Peran saya di sini sebagai penari dan memang Bang Joko Anwar (sutradara) tidak ngasih referensi dari film atau karakter lain. Tapi dia kasih seperti selebaran atau background kita meskipun cerita tersebut tak ada di film," kata Cecep Arif Rahman, di acara rilis trailer film Gundala di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).
"Tapi beliau ceritakan bahwa nih seorang penari itu dulunya seperti apa, orang tuanya seperti apa dan kondisi ekonomi seperti apa. Ini yang membentuk karakternya seperti ini seperti itu. Nah itu yang menjadi panduan kita untuk menjadi seorang suara batin tersebut," sambung bintang film John Wick 3 ini.
Kendati begitu, Cecep Arif Rahman tidak mengalami kesulitan. Lelaki kelahiran Garut ini pun rupanya sudah punya latar belakang sebagai penari.
"Sebenernya dulu waktu saya tinggal di Bogor waktu kuliah, karena dalam silat kadang kita perlu balance kalau kita belajar silat yang keras terus. Nah saya untuk menyeimbangkannya itu dengan belajar menari. Tapi menari tradisional, seperti wayang orang," ucap Cecep Arif Rahman.
Cecep melihat gerakan antara menari tradisional dengan silat tidak jauh berbeda.
"Kadang-kadang menari itu menolong kita dalam silat dan membentuk suatu karakter, saya pernah menjadi Rahwana di wayang orang tersebut. Dari sana saya coba untuk masukan ke Bang Joko, boleh nggak saya masukan bentuk-bentuk tradisi tapi tetap berbentuk kontremporer dan dicampurkan dengan gerakan silat saya. Ternyata boleh," imbuhnya.
Seperti diketahui, film Gundala rencananya tayang di bioskop Tanah Air pada 29 Agustus 2019. Film arahan Joko Anwar ini turut dibintangi oleh Abimana Arysatya, Tara Basro hingga Rio Dewanto.
Baca Juga: Dukung Filmnya, David Naif Bikin Lukisan Fan Art Gundala
Berita Terkait
-
5 Film Joko Anwar Selain Horor, Pengepungan di Bukit Duri Tayang Besok
-
Joko Anwar Soroti Kebijakan Pemerintah Soal Pangkas Anggaran Pendidikan: Adakah Harapan Tersisa?
-
Profil Febru Danar Surya, Ilustrator Bantul di Balik Koreografi Godzila Vs Gundala saat Lawan Jepang
-
Ilustrator di Balik Koreo Gundala vs Godzila di Laga Indonesia Lawan Jepang, Karyanya Curi Perhatian Dunia!
-
4 Komik Jadul Terkenal di Indonesia yang Diangkat Jadi Film, Ada Favoritmu?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun