Suara.com - Andar Situmorang kembali tabuhkan genderang perang ke pengacara kondang Hotman Paris Hutapea usai laporannya terkait Hotman Paris ditolak Polda Metro Jaya 15 Juli lalu.
Bukan lagi ke Polda Metro, kali ini Andar mendatangi Bareskrim Polri. Dia mengaku mau melaporkan Hotman Paris atas tuduhan kejahatan profesi.
"Saya mau melaporkan dia, jadi sejak tahun 2011 itu dia lakukan kejahatan profesi atau mafia peradilan, dia mendapatkan uang sampai Rp 69 miliar yang dia minta untuk menyuap hakim," kata Andar Situmorang saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (19/9/2019).
Andar bahkan menjuluki Hotman Paris sebagai Markus alias Makelar Kasus. Dia pun menyebut sumber kekayaan Hotman Paris berasal dari kejahatan yang dilakukannya.
"Jadi kekayaan Hotman itu dia dapat dari situ. Sebetulnya saya mau laporkan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tapi KPK lagi ribet jadi saya konsul ke sini, kalau nanti diterima ya di sini. Karena penegak hukum itu ada tiga, bareksrim, kejaksaan dan KPK," kata Andar.
"Kalau nanti dilimpahkan, saya minta supaya disita seluruh hartanya Hotman itu, ya Lamborghini, mobil, hotel apa kantornya itu semua hasil kejahatan," ujarnya lagi.
Namun, saat ditanyai bukti atas dugaan tersebut, Andar enggan menjelaskan.
"Kalau bukti-bukti sulit itu nanti urusan penyidik," tandasnya.
Baca Juga: Hotman Paris Tantang Barbie Kumalasari Ikut The Voice of Germany
Andar Situmorang pernah ingin melaporkan Hotman Paris dan Fairuz A Rafiq ke Polda Metro Jaya. Namun saat itu, laporannya ditolak.
Laporan tersebut masih terkait dengan kasus video ikan asin yang menjerat Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar. Andar yang waktu itu mengaku sebagai pengacara Pablo ingin melaporkan balik Fairuz dan Hotman.
Berita Terkait
-
Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution
-
Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu