Suara.com - Dita Soedarjo mengaku sempat ditolak Pekerja Seks Komersial (PSK) saat melangsungkan kegiatan amal. Ia tergerak untuk mengubah cara hidup mereka dengan cara yang benar.
"Aduh itu mah aku ditolak habis-habisan (oleh PSK). Itu udah 3 kelas terus nggak mau lagi (para PSK). Kan aku ngajarin mereka supaya mereka dapet uang yang halal kan, tapi akhirnya mereka mendingan balik ke kehidupan lamanya," kata Dita Soedarjo saat ditemui di Plaza Indonesia, Thamrin, Kamis (31/10/2019).
Dita sengaja membuat kelas menjahit agar menjadi bekal bagi para PSK. Mereka pun dididik dengan tenaga ahli dan disediakan segala perlengkapannya oleh mantan Denny Sumargo itu.
"Bayangin kemarin aku udah beliin mesin (jahit) segala macem, udah ada tempat tinggalnya, dibayarin makannya terus dikasih perhatian. Memang kita kan menjual baju ya nggak bisa ngasal, jadi diulang-ulang gitu. Gimana ya terlalu susah kali ya," ujarnya.
Namun, ia justru dapat penolakan dan harus ikhlas melepas semuanya. Sebab, para pekerja seks itu justru akhirnya meninggalkannya.
"Mereka bilang lebih gampang jadi PSK, kan harus jahit begini disuruh ulang-ulang terus, dia ngambek. Ya tapi aku nggak bisa nyalahin mereka lah, karena kan mereka jahit jahit 8 jam dapet 500 ribu (rupiah). Mereka cuma satu jam aja (jadi PSK) bisa dapet harga yang sama. Iya nggak sih, mereka lebih pahamin," tuturnya.
Meski begitu, Dita mengaku tak kapok untuk mengubah kehidupan para PSK. Kini, ia memulai segala sesuatu dari awal.
"Aku sekarang udah nggak beli mesin. Aku sekarang mulai dari pikiran dulu. Jadi, di sini aku mau ganti cara psikologisnya dulu, aku harus ganti cara pikirnya. Sempet kesel loh aku sempet kayak 'ih kenapa sih udah bener-bener, nggak tau terimakasih', aku rada lebay gitu. Tapi aku tanya diri aku sendiri 'eh Dita, elu aja berubah susah apalagi lu ajarin orang berubah' ya kan?" Pungkasnya.
Baca Juga: Dihadiahi Anjing Lucu, Dita Soedarjo Tetap Tolak Cinta Pengusaha
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Apa Beda Anime The One Piece Netflix dengan Versi Orisinal? Ini 3 Poin Utamanya
-
Iba Pinkan Mambo Ngamen di Jalan, Ivan Gunawan Pakai 'Ordal' Jadikan Wedding Singer
-
Dipuji Cantik Meryl Streep, Intip Gaya Tasya Farasya saat Interview Bareng Anne Hathaway
-
Bayar Listrik Cuma Rp5 Ribu, Mahasiswa Indonesia Bongkar Harga Utilitas di Iran saat Masa Perang
-
Hyun Bin Diangkat Jadi Agen Kehormatan Badan Intelijen Nasional Korea Selatan
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini