Suara.com - Aktor Ringgo Agus Rahman mengaku sangar terkejut setelah mendengar kabar ibunda Nirina Zubir, Cut Indria Martini binti Marzuki meninggal dunia. Usai tahu, lelaki 37 tahun ini langsung bergegas menuju rumah duka.
"Saya tadi baru bangun tidur dikabarin teman saya Yandy Laurens, sutradara film Keluarga Cemara. Dia tahu dari temannya yang syuting sama Nirina. Dikabarin ibunya meninggal saya langsung ke sini," ujar Ringgo Agus Rahman, usai melayat di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, Selasa (12/11/2019).
"Soalnya kan waktu ibu saya meninggal Nirina datang ke Bandung, jadi saya tahu persis rasanya gimana. Apalagi ini ibu gitu yang wafat," ujar Ringgo Agus Rahman.
Ditambah hubungan Ringgo Agus Rahman dengan Cut Indria Martini binti Marzuki juga cukup dekat.
"Dia itu luar biasa. Dia orang Padang, seorang ibu segala macam yang luar biasa. Terakhir ketemu Keluarga Cemara masih dekat. Jadi memang sudah dikenalin dari film Get Married. Gampangnya sudah anggap saya anak sendiri. Luar biasa lah," tutur Ringgo Agus Rahman.
Disinggung penyebab kematian almarhumah, Ringgo Agus Rahman pun sedikit mengungkapkan.
"Daritadi yang gue dengar tanya Ernest (suami Nirina Zubir) meninggalnya dalam tidur. Kemarin nggak ada apa-apa, jalan-jalan liburan. Eh dibangunin pagi sudah kaku, dipanggil dokter sudah meninggal. Nggak sempat kemana-kemana, ke rumah sakit juga nggak," ucap Ringgo Agus Rahman.
"Tapi sempat ada penyakit dua tahun lalu. Nanti bisa tanya lengkap ke Ernest. Tapi sekarang bukan penyakit yang terlihat gimana-gimana lagi, baik-baik aja. Cuma memang tadi gue agak jarang juga denger meninggal dalam tidur. Luar biasa," imbuhnya.
Baca Juga: Kondisi Nirina Zubir Usai Ibunda Meninggal
Seperti diketahui, Cut Indria Martini binti Marzuki wafat Selasa (12/11/2019) pagi tadi di kediamannya di kawasan Srengseng, Jakarta Barat. Cut Indria diketahui meninggal setelah hendak dibangunkan dari tidur.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan sekira pukul 16.00 WIB.
Berita Terkait
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Menggugat Stigma Panti Jompo dan Makna Berbakti
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Lawan Arus Tren Horor, Agung Saputra Optimis Film Drama 'Jangan Buang Ibu' Laris Manis
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z
-
Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik
-
Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup
-
Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
-
Wali Kota Minta Satpol PP Pekanbaru Segera Tertibkan Warung Remang-remang
-
The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026
-
Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu
-
Purbaya Salurkan Pinjaman Rp 65 Triliun ke 14,9 Juta UMKM
-
Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%