Suara.com - Saksi ahli yang merupakan dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, tempat Antony Hillenaar lakukan visum dihadirkan dalam persidangan Kriss Hatta hari ini, Selasa (12/11/2019).
Dalam persidangan disebutkan, Dr. Yudy S.pf selaku saksi ahli menyebut Antony Hillenaaar melakukan visum pada 6 April 2019 sekitar pukul 07.48 WIB. Ia juga memberi pernyataan yang bertolak belakang dengan kesaksian Antony sebelumnnya.
"Saat pemeriksaan kami lakukan pada 6 April 2019 pukul 07.48 WIB kondisi korban saat itu sakit ringan. Sakit ringan ini artinya dia tidak membutuhkan, seperti masuk bisa berjalan sendiri, tidak perlu dibantu, tidak pakai kursi roda. Korban bisa berkomunikasi dengan baik, bisa bercerita dengan jelas," ungkap dokter Yudy dalam persidangan.
Kemudian, saat ditanyai soal kondisi hidung Antony Hillenaar saat melakukan visum, dokter juga menyebut tak ada pendarahan aktif yang terjadi padanya. Hal itu juga bertolak belakang dengan kesaksian Antony Hillenaar yang menyebut hidungnya mengucur darah selama empat jam usai ditonjok Kriss Hatta.
"Dari kronologi korban mengatakan demikian, ada mimisan karena dipukul. Tapi pada saat pemeriksaan kami lakukan itu (darah) sudah kering. Ada bekuan darah memang. Sisa-sisanya di hidung. Sejauh yang kami periksa tidak ada pendarahan aktif, artinya tidak ngocor," jelasnya.
Saksi juga menyebut pada saat pemeriksaan korban datang berdua dengan seorang perempuan. Tidak ada bekas darah hanya sisa-sisa bekuan darah di dalam rongga hidung dan bukan termasuk luka berat.
"Tidak ada patah tulang di hidung. (Luka korban) termasuk luka ringan yang masih bisa melakukan kegiatan," katanya.
Baca Juga: Rokok dan Kopi, Tentengan Penting untuk Besuk Kriss Hatta
Berita Terkait
-
Kim Soo Hyun Versi Lokal, 4 Aktor Indonesia Ini Pernah Pacari Anak di Bawah Umur
-
Blak-blakan! Kriss Hatta Bongkar Gimik Pacaran Settingan dengan Anak di Bawah Umur
-
5 Artis yang Jalani Transplantasi Rambut, Terbaru Kriss Hatta
-
Pendidikan dan Agama Kriss Hatta: Cerita Pacari Anak di Bawah Umur, Kini Putus Karena Beda Agama
-
Nasib Kisah Asmara Kriss Hatta dan Bocah 14 Tahun Usai Ditegur KPAI
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka
-
Tanpa Babibu, Tiba-Tiba Banget Hellcrust Balik Lagi Lepas Singel Baru
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley